MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

POLITIK

04 April 2022,    02:03 WIB

JS Simatupang: Menolak Dengan Tegas Langkah Kobar di Humbahas


lian

JS Simatupang:  Menolak Dengan Tegas Langkah Kobar di Humbahas

JS Simatupang: Menolak Dengan Tegas Langkah Kobar di Humbahas

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pro Kontra isu perpanjangan masa jabatan Presiden selama tiga periode semakin mengemuka dibicarakan, baik dari kalangan politisi hingga ke masyarakat bawah diberbagai daearah di Indonesia. Seperti yang di lakukan oleh sekolompok elemen masyarakat yang mengatasnamakan Anak Muda Humbang Hasundutan yang mendeklarasikan Kobar untuk menggalang dukungan masyarakat masa jabatan Presiden 3 periode. Namun hal ini langsung dijawab Presiden Joko Widodo yang menegaskan sebagai Presiden yang dipilih oleh rakyat, dirinya patuh pada amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, yang mengatur masa jabatan kepala negara maksimal dua periode.

“Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak ada juga berminat menjadi Presiden tiga periode. Konsitusi mengamanahkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama,” ujarnya di Istana Merdeka, Senin (15/3).

Pro kontra perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode ditanggapi JS Simatupang inisiator Pendiri dan Ketua Harian FPDHH) dalam keterangan tertulisnya kepada mediaindonesianews.com menolak dengan menanggapi Deklarasi Kobar untuk menggalang dukungan masyarakat masa jabatan Presiden 3 periode mengatakan, Menolak Dengan Tegas Langkah Kobar di Humbahas.

“Apabila ada Oknum-oknum tertentu yang segera di advocasi bukan masyarakat Humbahas sengaja budaya demokrasi di Humbahas maka Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan  (FPDHH) dan elemen masyarakat bersama AMK  dan Gempar memungkinkan akan mengambil langkah hukum apa bila ditemukan bentuk ada unsur sengaja mengusik demokrasi Dalihan Natolu berpolitik etika di Humbahas,” tegasnya, Kamis (31/3/2022).

Menurut JS. Simatupang bahwa kecintaan kepada Pembangunan yang berkesinambungan kecintataan kepada Jokowi dan Pemerintah Hakekatnya tidak serta merta merubah peraturan yang sudah ada, akan tetapi  dapat menciptakan kader-kader pemimpin  yang dipercaya punya integritas tidak KKN, pemikir pekerja loyalitas nurani berdemokrasi.

“Ini yang harus tercipta dilahirkan para pemimpin yang berkuasa sehingga estafet kepemimpinan berjalan dengan baik dan bijak,” pintanya. (lian)