MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

POLITIK

01 Maret 2021,    09:42 WIB

Pecat 7 Kader “Pengkhianat”, Demokrat Gunungsitoli Apresiasi AHY


Jurdil

Pecat 7 Kader “Pengkhianat”, Demokrat Gunungsitoli Apresiasi AHY

Herman Jaya Harefa

Gunungsitoli-mediaindonesianews.com: Pemecatan 7 orang kader demokrat “pengkhianat” partai yang terlibat dalam gerakan pengambil alihan kepemimpinan partai Demokrat (GPK-PD) di apresiasi oleh Demokrat Kota Gunungsitoli

“Kami mengapresiasi keputusan ketua umum yang  mendengar aspirasi Kader di seluruh Indonesia. Langkah tersebut sudah tepat, yang membuat partai semakin solid, karena pengkhianatan tidak boleh di tolerir,  dan kasus ini tentu pelanggaran berat sesuai dengan AD/ART partai” ujar Herman Jaya Harefa

Lebih lanjut Herman mengatakan bahwa, sejelek-jeleknya rumah ini (partai Demokrat) telah menjadi rumah bersama para kader di seluruh Indonesia. Bagaimana jika ada kader mau menghancurkan rumah sendiri, pasti yang lain akan terganggu. Kader-kader yang sehat tidak akan mau rumahnya di obrak-abrik oleh maling.

“Tentu lebih celaka jika maling tersebut di akses masuk oleh penghuninya sendiri, jadi sudah tepat penghuni yang mengakses para maling harus di usir dari rumah bersama.” katanya 

Menurut Herman pihaknya juga sudah menyampaikan kepada ketua umun Partai Demokrat Mas AHY,  kader PD di kota Gunungsitoli tidak akan menjual diri dan partai ini, sebagaimana ketegasan ketua majelis tinggi pak SBY, partai ini tidak untuk di jual. Iming-iming uang 100 juta untuk KLB dalam suksesi GPK-PD  adalah penghinaan kepada kader pemilik suara, dan sebagai ketua DPC partai Demokrat kota Gunungsitoli,  saya bersumpah loyal dan patuh kepada ketua umum AHY dengan ketua majelis tinggi Pak SBY.

“Tentu kami berharap, pemecatan 7 kader senior ini tidak berhenti sampai disini, DPP berkewajiban untuk melakukan investigasi secara menyeluruh kepada kroni-kroni 7 pengkhianat ini,  siapapun kader yang teribat harus di berikan sanksi yang tegas oleh DPP partai Demokrat sesuai dengan ketentuan dan konstitusi partai.” pungkasnya (DIL)