MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

POLITIK

25 Juni 2020,    20:58 WIB

Oknum Bea Cukai Terjerat Narkoba, GRACIA Usul Seluruh Pegawai Bea Cukai Tes Narkoba


dee maz

Oknum Bea Cukai Terjerat Narkoba, GRACIA Usul Seluruh Pegawai Bea Cukai Tes Narkoba

Jakarta - MINews : Terkait salah seorang oknum pejabat Bea Cukai yang terjerat kasus narkoba, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Cinta Indonesia (LSM GRACIA), Hisar Sihotang mengusulkan agar Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi dapat melakukan pemeriksaan dengan tes narkoba kepada seluruh pegawai Ditjen Bea Cukai secara menyeluruh.

 

“Indonesia ini sudah darurat narkoba. Ini bukti bahwa pegawai Bea Cukai sebagai salah satu instansi yang memerangi narkoba juga malah ikut terjerat. Kemungkinan pegawai yang lain juga ada yang memakai, maka sangat perlu ada tes narkoba kepada seluruh pegawai Ditjen Bea Cukai,” ungkap Hisar kepada awak media, Rabu (24/6/2020).

 

Hisar berpendapat, momen saat ini sangat tepat digunakan dengan melaksanakan tes narkoba. Daripada nanti kedepannya tiba-tiba ada lagi pegawai-pegawai yang lain mengalami hal yang sama, sehingga tidak mencoreng nama baik instansi Bea Cukai lagi.

 

“Ini kan parah, yang ditangkap malah pejabatnya. Bila pejabatnya yang harusnya menjadi contoh seperti itu, bagaimana dengan pegawai yang dibawahnya,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan, ada 11 orang yang ditangkap diduga terkait kasus narkoba. Salah satunya adalah Kepala Pangkalan dan Sarana Operasional Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok, Agus Purnady.

 

"Iya, ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat pada Minggu (21/6/2020) di sebuah kawasan di Jakarta. Salah satunya inisial A pegawai Bea Cukai. Ditemukan 20 butir ekstasi,” tutur Yusri.

 

"Sekarang ini masih dalam proses penyelidikan oleh Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dan Narkoba Polda Metro Jaya. Sabar saja dulu penyidik masih memeriksa," tandasnya. (MJU)