MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

POLITIK

22 Mei 2020,    19:15 WIB

Mengapa BLT Dana Desa Disimpan Meskipun Sudah Ada?


Redaksi

Mengapa BLT Dana Desa Disimpan Meskipun Sudah Ada?

MINNEWS - Jakarta - Ratusan masyarakat mengamuk di kantor Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT, dikarenakan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dana desa terlambat dibagikan.

 

Masyarakat mendesak kepala desa untuk segera membagikan dana BLT kepada warga yang telah ditetapkan sebagai penerima.

 

Koordinator warga, Aulia Ja'far mengungkapkan data penerima BLT dana desa sudah ditetapkan bersama kepala desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa), tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, di Desa Balauring.

 

Namun, kata Aulia, Pemerintah Desa Balauring melakukan rapat khusus dengan BPD dan tokoh masyarakat membahas daftar penerima BLT. Padahal, tahap pertama BLT dana desa seharusnya telah dibagikan kepada penerima.

 

Kemudian, kepala desa Balauring mengadakan rapat bersama camat dan BPD pada 18 Mei. Dalam pertemuan itu, kepala desa mengusulkan penerima BLT ditinjau ulang.

 

Masyarakat Desa Balauring masih belum menerima informasi tentang pembagian dana BLT hingga Rabu (20/05). Padahal, mayoritas penerima BLT di Kecamatan Omesuri telah mendapatkan bantuan.

 

"Kami minta uang tersebut segera dibagikan. Uangnya sudah ada. Mengapa disimpan? Masyarakat tidak bodoh sekarang," tegas Aulia di depan kantor Desa Balauring, Kamis (21/05). 

 

Pernyataan Aulia pun mendapat dukungan dari ratusan warga yang melakukan aksi protes di depan kantor desa. 

 

"Bagikan uangnya. Uangnya sudah ada, harus dibagikan. Untuk apa disimpan," teriak warga dengan kompak. 

 

Dalam aksi itu, warga menyegel motor dan mobil pikap milik desa sebagai bentuk kekecawaan terhadap pemerintah desa.

 

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Balauring Syarif Patipilohi mengatakan, dirinya berhati-hati mengelola keuangan desa terutama BLT selama pandemi virus corona atau Covid-19.

 

Menurutnya, penyaluran BLT harus sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat. 

 

"Sore ini kami bagikan uangnya," ungkap Syarif saat dikonfirmasi, Kamis.(juan)