POLITIK
Jakarta – MINews: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilincing, Jakarta Utara menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang dialami awak media pada, Selasa, 21 April 2020 lalu.
Kejadian tersebut berawal saat Rosyid melakukan cek up rutin, namun saat menunggu antrian sambil memengang HP, dia dikagetkan dengan oknum petugas berseragam Covid-19 merampas HP miliknya, sambil memaksa membuka Gallery data-data foto.
“Dia mencurigai saya memfoto-foto ruangan di RSUD Cilincing, padahal sudah saya jelaskan kalau saya ke sini cek up” ujar Rosyid, wartawan media online, Senin (27/04)
Setelah melakukan pemeriksaan, lanjut Rosyid, ternyata tidak terbukti ada foto-foto di dalam ruangan RSUD Cilincing Jakut. Namun anehnya oknum petugas RSUD tersebut tidak ada niat baik untuk meminta maaf atas perlakuannya.
Akibat kejadian tersebut, pihak RSUD Cilincing melalui Direktur nya menyampaikan permohonan maaf melalui surat Nomor: 1038/-1.77 tertanggal 27 April 2020 yang berbunyi:
Sehubungan dengan adanya keluhan dari jurnalis Jaya Post pada 26 April 2020 tentang perampasan HP milik pasien jurnalis terhadap petugas Rumah Sakit Umum Daerah Cilincing, dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidak nyamanan petugas kami, sehingga terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Kami sudah memanggil dan melakukan pembinaan terhadap petugas tersebut.
Demikian penjelasan kami atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Cilincing
Drg. Suzy Freud, MPH
(agn)