MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

POLITIK

26 April 2020,    19:58 WIB

Menerima Bantuan dari Gubernur Kalbar Bapak Sutarmidji SH. M.Hum Asrama Pelajar Mahasiswa se-Jawa ucapkan terima kasih.


Mario

Menerima Bantuan dari Gubernur Kalbar  Bapak Sutarmidji  SH. M.Hum Asrama Pelajar Mahasiswa se-Jawa ucapkan terima kasih.

Jakarta - MINews: Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (KalBar) memberikan bantuan kepada seluruh mahasiswa yang tinggal di asrama KalBar di pulau Jawa yang terdampak Pandemi Covid-19 dan tidak bisa pulang ke kampung halaman di Kalbar. Bantuan tersebut  berupa uang tunai sejumlah 1 juta perorang yang di transfer langsung ke rekening masing-masing. Bantuan di berikan pada tanggal  23-24 april 2020.

Mendapat bantuan dari Pemprov KalBar Apriyadi Sakiu, mewakili teman-teman seluruh  mahasiswa yang berada di asrama di pulau jawa memberikan tangapan dan mengucapkan terima kasih. “Kami semua  mahasiswa/i yang berada di pulau jawa dan tinggal di asrama pada saat ini dalam keadaan sehat dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalbar Sutarmidji sudah memberikan perhatian dan bantuan pada kami, ini sangat berarti bagi kami dan langsung hari ini 25 april 2020 uang tersebut kami gunakan buat beli sembako seperti beras, telur, mie instant untuk persiapan dan bertahan selama masa pandemi covid-19 ini".

 

"Dan tak kalah penting juga bahwa anak-anak asrama langsung membeli kuota hp karena teman-teman semua termasuk saya masih kuliah secara online dan banyak menghabiskan kuota. Terima kasih juga kepada Kepala Badan Penghubung Provinsi Kalbar di jakarta Ibu Dasa Sekartriatin Adinda S.Sos, yang telah memfasilitasi kami para mahasiswa, sehingga kami seluruh mahasiswa asrama di pulau Jawa bisa mendapatkan bantuan seperti ini dan jujur ini pertama kalinya kami mendapat bantuan langsung dari Pemprov kalbar, ungkapnya”

Bantuan yang diberikan oleh Pemprov Kal-Bar ini, sangat membantu kehidupan kami di perantauan dalam menempuh pendidikan di pulau jawa dan semoga hal-hal seperti ini bisa tetap terus terjadi dan bukan cuma hanya karena ada permasalah covid-19 saja. (Mro).