POLITIK
Jakarta – MINews.com: Masalah serius dihadapi Indonesia dengan adanya pandemi Covid-19, hal ini membuat perekonomian indonesia diprediksi lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya, untuk mengatasi kondisi tersebut peran Kementerian Koordinator Perekonomian diharapkan bisa lebih kongkret dalam mengatasi perekonomian khususnya pada sektor pariwisata dan industri kecil menengah.
Kementerian Koordinator Perekonomian dinilai gagal dalam mengantisipasi dampak buruk ekonomi Nasional akibat pandemi Virus Covid-19, bahkan, kebijakan ekonomi pemerintah masih belum dirasakan masyarakat.
Demikian dikatakan Rouli Octara Rajagukguk, Ketua Umum Relawan Jokowi, Barissan Muda Indonesia Raya (BMIR) kepada awak media di kantor pusat BMIR kawasan Jakarta Selatan, Rabu (8/4).
“Sebagai Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto gagal mengantisipasi ekonomi nasional akibat dampak Covid-19. Kebijakan ekonomi pemerintah sampai saat ini tidak dirasakan oleh masyarakat.”, ujarnya
Rouli menegaskan, dalam kondisi seperti ini pemerintah semua harus bergerak cepat menyelamatkan perekonomian nasional. Kalau sebagai Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tidak sanggup, lebih baik mengundurkan diri sebagai Menko Perekonomian, jangan sampai rakyat menjadi korban dan berimbas kepada Presiden Joko Widodo.
“Kalau Airlangga tidak sanggup, lebih baik mengundurkan diri, rakyat akan jadi korban karena lemahnya perekonomian nasional, karena berimbas kepada kinerja Presiden Jokowi.”, tegas Rouli.
Rouli juga menjelaskan, sebagai Menteri Koodinator Perekonomian yang memiliki wewenang menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang perekonomian, tidak berjalan maksimal.
“Koordinasi, sinkronisasi, sampain pengendalian penyelenggaraan bidang perekonomian merupakan ranahnya Menko Perekonomian. Namun tidak berjalan maksimal" katanya.
Lebih lanjut Rouli mengatakan bahwa Pelemahan Kondisi perekonomian harus segera diantisipasi pemerintah, Menko Perekonomian harus segera antisipasi kondisi ekonomi nasional. Karena saat ini rakyat sangat butuh mempertahankan perekonomiannya.
“Menko Perekonomian harus segera antisipasi pelemahan ekonomi, rakyat tidak bisa menunggu terlalu lama karena harus mempertahankan perekonomiannya" pungkasnya. (red)