POLITIK
Istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Permasalahan talang air di Desa Adat Jehem menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Bangli. Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, memimpin langsung rapat audiensi yang melibatkan unsur pemerintah daerah dan Desa Adat Jehem, Rabu (12/2).
Audiensi digelar sebagai upaya mencari solusi konkret atas persoalan talang air yang menjadi kebutuhan vital masyarakat. Rapat tersebut menghadirkan Kepala BKPAD beserta Kabid Aset, Kabag Hukum Setda, Kadis PUPR bersama Kabid Pengairan, Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Bangli, serta Jro Bendesa dan Prajuru Desa Adat Jehem.
Dalam forum tersebut, masing-masing pihak memaparkan kondisi terkini talang air, termasuk kendala teknis, aspek aset dan legalitas, hingga kemungkinan intervensi anggaran dan teknis dari pemerintah daerah. Koordinasi lintas sektor ini dinilai penting mengingat persoalan infrastruktur air menyangkut kewenangan dan regulasi yang berbeda.
Ketua DPRD Bangli menegaskan bahwa kebutuhan air masyarakat tidak boleh berlarut-larut tanpa penyelesaian. Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk mengkaji langkah cepat yang tetap sesuai dengan aturan perundang-undangan.
“Permasalahan talang air ini menjadi perhatian serius DPRD Bangli. Kami ingin solusi yang konkret dan bisa segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
DPRD Bangli berharap hasil audiensi ini dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah teknis di lapangan, baik melalui perbaikan infrastruktur, penataan aset, maupun penguatan regulasi pendukung. Dengan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan desa adat, persoalan talang air di Jehem diharapkan dapat terselesaikan secara tuntas dan berkelanjutan. (JroBudi).