MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

POLITIK

20 Januari 2026,    00:14 WIB

Komisi III DPRD Bangli Bahas Penanganan Jalan Rusak, Anggaran Rp3,5 Miliar Disiapkan


JroBudi

Komisi III DPRD Bangli Bahas Penanganan Jalan Rusak, Anggaran Rp3,5 Miliar Disiapkan

istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Komisi III DPRD Kabupaten Bangli menggelar rapat kerja bersama Dinas PUPRKIM membahas penanganan ruas jalan rusak akibat bencana alam. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Wibisana, Sekretariat DPRD Bangli, Senin (19/1)

Komisi III DPRD Bangli Bahas Penanganan Jalan Rusak, Anggaran Rp3,5 Miliar Disiapkan

Ketua Komisi III DPRD Bangli, I Wayan Mertha Suteja, meminta percepatan penanganan jalan rusak, khususnya di wilayah Juwuk Bali, agar tidak mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat.

Sekretaris Dinas PUPRKIM menjelaskan pihaknya telah melakukan pendataan dan survei lapangan sesuai arahan Bupati Bangli. Namun, cuaca ekstrem menyebabkan kerusakan bertambah dan menghambat proses perbaikan, termasuk pada jembatan di Juwuk Bali yang tertutup material bambu.

Anggota Komisi III DPRD Bangli, I Made Sudiasa dan Drs. Ida Bagus Made Santosa, juga menyoroti kerusakan jalan di wilayah Kunjungan dan Demulih. Mereka berharap penanganan dilakukan secara proporsional sesuai tingkat kerusakan.

Sementara itu, perwakilan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli menyampaikan anggaran sebesar Rp3,5 miliar telah disiapkan untuk penanganan 11 ruas jalan rusak. Anggaran tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan agar kerusakan tidak semakin parah.

Anggota Komisi III DPRD Bangli, I Nengah Darsana, mempertanyakan kecukupan anggaran tersebut serta menyoroti keberadaan rumput gajah di pinggir jalan wilayah Landih yang dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Menanggapi hal tersebut, Sekdis PUPRKIM menyatakan usulan perbaikan jalan di wilayah Susut telah diajukan ke Pemerintah Provinsi Bali dan ditargetkan dapat direalisasikan pada 2026. Terkait rumput gajah, pihaknya mengaku telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan berharap adanya partisipasi warga dalam penanganannya.

Rapat kerja ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD Bangli terhadap pembangunan infrastruktur daerah guna memastikan aksesibilitas dan keselamatan masyarakat tetap terjaga. (JroBudi)