NASIONAL
Usai Terbakar Kubah Masjid Jakarta Islamic Center Runtuh
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kubah masjid islamic centre runtuh usai terbakar, api yang diduga berasal dari percikan saat para pekerja merenovasi kubah utama oleh pihak Kontraktor pelaksana.
Dugaan kuat penyebab terbakarnya tersebut disampaikan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta melalui akun Instagram @humasjakfire pasca peristiwa tersebut.
“Menurut informasi yang didapat, saat pekerja bangunan yang sedang melakukan renovasi ingin memasang triplek atap kubah masjid tersebut, para pekerja melelehkan membran (aspal gulung),” kata Gulkarmat DKI lewat akun Instagram @humasjakfire.
“Untuk menempelkan bahan atap tersebut menggunakan alat bakar. Diduga percikan dari alat bakar mengenai bahan mudah terbakar sampai timbulnya api,” tambahnya.
Setelah itu, pekerja renovasi berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, api semakin besar dan tak dapat dihindarkan.
Sementara itu, pihak petugas Damkar mengaku baru menerima informasi kebakaran tersebut pada Pukul 15.23 WIB.
Titik kebakaran yang berasal dari kubah Masjid Jakarta Islamic Center tersebut berhasil dipadamkan oleh 21 unit Damkar dan 105 Personil.
“Sumber api berasal dari kubah masjid,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kepulauan Keribu, Rahmat Kristanto.
Meskipun dilaporkan tidak ada korban jiwa, namun kubah utama Masjid Jakarta Islamic Center yang masih dalam tahap renovasi oleh pihak Kontraktor itu, ambruk.
“Iya (ambruk), korban jiwa tidak ada,” ungkap Kepala UKP JIC, Zulkifli Said.
Untuk mengetahui lebih dalam, pihak Kepolisian Polres Metro Jakarta Utara pun meminta keterangan beberapa orang pekerja bangunan di Masjid Islamic Center tersebut.
Para pekerja itu merupakan saksi mata, sekaligus petugas renovasi dari Kontraktor pelaksana.
“Untuk sementara ada 4 pekerja sudah kita bawa ke Polres, untuk dimintai keterangan dan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa” kata Kapolres Kombes Pol Wibowo kepada Wartawan.
Keempat pekerja tersebut antara lain Zaenudin, Nano Sunami, Kusmayadi dan Ardyansyah.*** (budi)