NASIONAL
HUT ke-7, "Sudut Pandang" Sukses Gelar Seminar Pariwisata di Bali
Denpasar-Mediaindonesianews.com: Media 'Sudut Pandang' yang dipimpin oleh Dra Umi Sjarifah, SH, sukses menggelar seminar pariwisata bertajuk "Bali Moves On" di Denpasar, Bali, Minggu (21/8). Seminar tersebut diadakan dalam rangka HUT ke-7 Media Sudut Pandang dan HUT RI ke-77.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, mewakili Gubernur I Wayan Koster.
Seminar yang dipandu moderator Felly, berlangsung menarik dan interaktif. Tampak Audiens pun antusias saat pembicara menyampaikan materi dan saat dialog.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi penyelenggaraan seminar pariwisata tersebut.
"Media berperan sangat krusial dalam menyebarkan semangat dan pesan positif, termasuk tentang pariwisata Bali." Katanya
Selain itu Menparekraf secara khusus juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-7 kepada media Sudut Pandang.
"Happy 7th anniversary untuk media Sudut Pandang, kiranya dapat senantiasa menyajikan berita dan informasi dengan santun, mengedukasi dan mencerahkan khalayak luas," ujar Sandiaga sembari memperlihatkan seragam media Sudut Pandang dalam sambutannya secara virtual.
Sementara itu Ketua Panitia Aat Surya Safaat dalam sambutannya menyatakan bahwa seminar ini bertujuan mengabarkan kepada dunia bahwa Bali benar-benar aman untuk dikunjungi wisatawan. Pulau Dewata kembali bangkit sebagai destinasi super prioritas dan ikon pariwisata Indonesia setelah 2 tahun “tiarap” akibat terdampak pandemi Covid-19.
"Seminar ini sebagai salah satu persembahan pada hari istimewa HUT RI ke-77 dan HUT ke-7 media Sudut Pandang. Terima kasih kepada Kemenparekraf dan semua pihak swasta yang telah mendukung seminar pariwisata Bali," kata Aat yang juga Stafsus Menparekraf.
Terpisah, Pemimpin Redaksi Media Sudut Pandang, Umi Sjarifah mengapresiasi dan mengucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu hingga media sudut pandang berusia 7 tahun.
"Agustus menjadi bulan bersejarah bagi media sudut pandang, pada 18 Agustus 2015, majalah Sudut Pandang terbit perdana mengisi ruang publik dan Alhamdulillah, selama tujuh tahun eksis menyajikan beragam sudut pandang informasi dengan tagline “Menyajikan Berita dengan Santun”." Kata Umi.
Lebih lanjut Umi menjelaskan bahwa selain majalah bulanan, masih dalam naungan PT. Majalah Sudut Pandang, juga hadir media online Sudutpandang.id. Keduanya, baik media cetak maupun media siber telah terverifikasi administratif dan faktual oleh Dewan Pers sebagai perusahaan pers profesional.
"Semua itu berkat dukungan, kerja keras, konsistensi dan tentunya doa-doa yang kami panjatkan," jelas Umi yang juga Ketua Seksi Hukum PWI Jaya.
Selain Kemenparekraf, Umi juga mengucapkan terima kasih kepada Taipei Economic and Trade Office (TETO), Prof. Suhandi Cahaya, SH., MH., MBA, Muhammad Yuntri, SH., MH., Dr. Ari Yusuf Amir, SH., MH, Suherman Mihardja, SH, MH, Muara Karta, SH., MM, KRT AJM Andi Hakim, SH., PT Visa 4 Bali, Batur Natural Hot Spring, Andi Rojali dan Rumah Makan Seked.
Selanjutnya Depot Manado, Persatuan Pengusaha Kawanua, Zahra Pie Susu, Monaliza Art Meubel, Mirah Investment and Development, Galeri Indonesia Amy Atmanto, FIFGROUP, T. Rusdy, PT Morenova Jaya Makmur, dan Media Gempita.co, Ibis Styles Hotel Bali, PWI Bali, dan SMSI Provinsi Bali.
“Terima kasih semuanya yang hingga saat ini terus mendukung media kami, termasuk acara seminar pariwisata dalam rangkaian HUT ke-77 RI dan HUT ke-7 Media Sudut Pandang, sukses selalu untuk kita semua,” punkas Umi
Hadir sebagai pembicara seminar, yakni Ahli Hukum Prof Suhandi Cahaya, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali IGMB Dwikora Putra, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali Emanuel Dewata Oja, serta praktisi media yang pernah menjabat Direktur Pemberitaan LKBN Antara 2016 dan Kepala Biro Antara New York 1993 - 1998 Aat Surya Safaat.
Tampak hadir juga Kapendam IX/Udayana kolonel Kav. Antonius Totok Yuniarto, Advokat senior Muhammad Yuntri, Kadiv Keimigrasian Kemenkumham Bali Doni Alfisyahrin dan tamu undangan lainnya yang berjumlah lebih dari 100 orang. (LN)