NASIONAL
Kemensos Distribusikan Bantuan Bagi Korban Banjir 7 Kabupaten di Sulsel
Makasar-mediaindonesianews.com: Hujan dengan intensitas tinggi yang menguyur pada Sabtu (20/8) di tujuh Kabupaten Provinsi Sulawesi Selatan diantaranya Kabupaten Wajo, Sopeng, Palopo, Luwuk, Lutra, Sidrap dan Bone mengakibatkan Dua Puluh Dua Kecamatan terendam banjir.
Melihat kondisi tersebut, Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (Dit. PSKBA), Dinas Sosial Provinsi, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional V Makassar bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah menyalurkan logistik untuk korban bencana banjir di tujuh Kabupaten.
Bantuan sembako yang disalurkan bervariasi diantaranya Bntuan untuk Kabupaten Bone, Soppeng, Wajo berupa Makanan siap saji 120 paket, Makanan anak 42 paket, Selimut merah 30 lembar, Tenda gulung merah10 lembar, Family Kit 20 paket, Kids Ware 8 paket
Bantuan untuk Kabupaten Sidrap, Luwu, Palopo, Lutra berupa Makanan Siap Saji, 300 Paket, Makanan Anak 120 Paket, Selimut 100 lembar, Tenda Gulung 30 lembar. Dengan total nominal keseluruhan bantuan untuk tujuh Kabupaten sebesar Rp. 307.428.866
Kasie Pendayagunaan Sumberdaya Joko Purnomo Subdit Penanganan Korban Bencana Alam, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah Ibu Menteri Sosial untuk meringankan beban masyarakat dan bentuk Hadirnya Negara bagi warga yang terdampak banjir di tujuh Kabupaten Provinsi Sulawesi Selatan.
“Beliau menitipkan salam dan doa semoga semua diberikan kesabaran menghadapi musibah ini,” ujarnya usai mendistribusikan bantuan kepada warga.
Sementara itu, diselal-sela pendistribusian bantuan PLT Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan H. HB Ambarala memberikan arahan kepada jajaran dan Pilar-pilar Sosial untuk selalu siap siaga sebelum terjadi bencana, mengingat kondisi cuaca saat ini di seputaran Sulawesi Selatan cendrung berangin kencang, mendung tebal dengan hujan lebat dan secara geografis ada beberapa wilayah yang rendah dan selalu menjadi langganan banjir.
“selain itu juga ada beberapa pemukiman yang berada di pebukitan dimana wilayahnya cenderung rawan longsor dan banjir bandang, jika sudah datang musim penghujan dengan intensitas tinggi.” Ujarnya.
Dalam pendistribusiannya tersebut, Kementerian Sosial bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dan juga didukung Tagana menyalurkan bantuan tersebut, dengan menggunakan 1 truck serbaguna, 3 kendaraan RTU dan 2 kendaraan mini bus berkonvoi melalui jalur trans Sulawesi. (marco)