MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

04 Juli 2021,    22:55 WIB

Panglima TNI Tnjau Vaksinasi Di Jabodetabek


ips

Panglima TNI Tnjau Vaksinasi Di Jabodetabek

Panglima TNI Tnjau Vaksinasi Di Jabodetabek

Jakarta-mediaindonesianews.com: Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi nasional di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/7).

Panglima TNI Tnjau Vaksinasi Di Jabodetabek

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri disambut oleh Kolonel Laut (K) dr. RM Tjahja Nurrobi selaku Perwira Penanggung Jawab dalam kegiatan vaksinasi.

Dalam peninjauan tersebut, Panglima TNI menyaksikan langsung antrian panjang ratusan warga masyarakat yang antusias akan melaksanakan vaksinasi.

Saat berdialog dengan para Tenaga Kesehatan (Nakes), Panglima TNI menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Nakes yang telah mengorbankan pikiran, tenaga dan waktunya untuk membantu mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh seluruh bangsa Indonesia yaitu meningkatnya angka penularan Covid-19.

Panglima TNI Tnjau Vaksinasi Di Jabodetabek

“Kalian (Nakes) harus tetap semangat, jaga kesehatan, kemudian atur jarak dan hindari kerumunan serta berikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi,” pesan Panglima TNI.

Panglima TNI menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi di Jabodetabek, khususnya di JIExpo Kemayoran sebanyak 10.000 per hari dan akan dilaksanakan setiap hari. Hal ini sesuai dengan perintah Bapak Presiden RI Joko Widodo bahwa strategi untuk mengendalikan Covid-19 adalah lapangan. Lapangan ada dua, yang pertama pelaksanaan PPKM Mikro dengan berbasis RT/RW dan kedua adalah percepatan vaksinasi.

Pelaksanaan serbuan vaksinasi nasional di JIExpo Kemayoran TNI telah menerjunkan 445 Nakes diantaranya siswa Pa PK dan Susgakes sebanyak 110 orang, Pusdikkes sebanyak 100 orang, Skadik 504 sebanyak 85 orang, Sekesal sebanyak 140 orang, Yonkes Mar/1 sebanyak 5 orang,  Yonkes TNI AU sebanyak 5 orang dan Lakespra 10 sebanyak orang.

Sedangkan target yang diberikan oleh Kemenkes RI yaitu satu hari TNI harus mampu melaksanakan vaksinasi sebanyak 200.000 di seluruh wilayah, sehingga 400.000 dikerjakan oleh TNI setiap hari, sedangkan 600.000 dikerjakan gabungan antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan sehingga target satu juta bisa tercapai.

Tinjau Vaksinasi Di Pondok Pesantren 

Selain itu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hamid Cilangkap, Jakarta Timur.

Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan disambut oleh Walikota Jakarta Timur M. Anwar, S.Si. M.AP dan Pengasuh Ponpes Al Hamid K.H. Lukman Hakim.

“Bapak dan Ibu-ibu sekalian adalah pahlawan kesehatan karena mau divaksin dan memakai masker, artinya siap untuk melindungi masyarakat,” kata Panglima TNI di sela-sela peninjauannya.

Saat berdialog dengan Walikota Jakarta Timur dan Pengasuh Ponpes Al Hamid, Panglima TNI menyerukan agar dilakukan koordinasi dengan Kodim, Polres dan Puskesmas termasuk juga dengan Bapak Walikota terkait pelaksanaan vaksinasi.

“Lakukan terus vaksinasi seperti ini setiap hari,” ujarnya.

Panglima TNI juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Jakarta Timur, para Kyai dan Pengasuh Ponpes Al Hamid yang telah melaksanakan serbuan vaksinasi di Ponpes ini.

“Kalau bisa setiap hari dilakukan seperti ini, ditempat ini, karena tempatnya lebih bagus dan luas. Mudah-mudahan warga di sini sebanyak 3 juta jiwa bisa tervaksin semua dan lakukan koordinasi dengan Dandim dan Kapolres terkait permasalahan yang ada,” pungkasnya.

Pondok Gede 

Di Pondok Gede Panglima TNI memberikan apresiasi kepada para petugas 4 Pilar (TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan) dan Tenaga Kesehatan termasuk Walikota Bekasi atas upaya yang telah dilakukan selama ini terkait penanganan Covid-19.

“Saya apresiasi untuk tenaga kesehatan dan 4 Pilar yang benar-benar tidak mengenal lelah untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat bebas dari Covid-19,” ujar Panglima TNI dihadapan awak media saat meninjau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Menurut Panglima TNI, pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Bekasi sudah dapat terlaksana dengan baik, namun demikian, kita terus memantau bagaimana pelaksanaan tracing kontak erat, diawali dengan testing dan treatment diwilayah, khususnya PPKM Mikro dengan berbasis RT dan RW.

“Di beberapa tempat memang sudah bisa melaksanakan isolasi mandiri dan terdukung kebutuhannya diantaranya adalah obat-obatan,” ujarnya.

Selanjutnya Panglima TNI menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi akhirnya mendapatkan satu strategi yang bagus ketika para penerima vaksinasi harus datang di tempat tertentu yang sudah ditentukan oleh Walikota.

“Mereka tinggal vaksin saja sehingga dalam satu setengah jam itu bisa mendapatkan kurang lebih 25.000 vaksin, karena skrining dilaksanakan di desa-desa kemudian swab termasuk pengisian blanko. Ini hal yang sangat baik untuk mempercepat akselerasi vaksinasi yang memang kita harapkan, sebelum bulan Agustus kita sudah mendapatkan herd immunity,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga berdialog dengan petugas PPKM Mikro yang sedang bertugas dan mengatakan bahwa tingkat kesembuhan sudah mulai bagus.

“Ini karena pelaksanaan PPKM disini sangat baik, kemudian akselerasi vaksinasi juga terus kita kejar. Kalau dua itu kita laksanakan dengan baik, target untuk herd immunity tercapai dan Insya Allah segera turun Covid-19 tiap hari,” kata Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, angka kesembuhan di Wisma Atlet sudah mencapai 800 orang setiap harinya, kemudian pasien yang masuk juga berkurang.

“Ini artinya kerja keras kita setiap hari sudah mulai membuahkan hasil, mudah-mudahan minggu depan terus akan semakin sehingga Bed Occupancy Rate (BOR) juga akan semakin turun,” harapnya.