NASIONAL
Silaturahmi online
Jakarta - mediaindonesianews.com: Meski pandemi Covid-19 belum juga usai, sektor yang benar-benar terdampak khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM), namun mereka tetap optimis dan terus bangkit.
Menteri Ekonomi dan Kreatif Republik Indonesia sekaligus Founder OK OCE Sandiaga Uno, mengatakan, "Kami di Parekraf melihat adaptasi dan kolaborasi di tengah pandemi dan melambatnya ekonomi ini merupakan hal yang harus kita lakukan dengan 3G, Gercep yakni Gerak Cepat, Geber yakni Gerak Bersama dan Gaspol, Garap semua potensi. Kita bukan hanya bertahan tapi mampu harus mencetak peluang pemenang," ungkapnya dalam Halal bi Halal Online bersama Penggerak UMKM OK OCE Seluruh Indonesia, (6/6).
Sandi merasa bahagia dapat berkumpul bersama teman-teman dari OK OCE. Semangat pelaku UMKM di OK OCE selama pandemi tidak usut. Sandi mengatakan, dengan adanya disrupsi digital dan Covid-19 memaksa pelaku usaha untuk terampil.
"Tahapan 7 TOP menurut saya sangat jitu. Tahapan OK OCE Menuju Prima. Pelatihan dan pendampingan di OK OCE juga sama seperti yang diterapkan di Parekraf", urainya.
Sementara itu Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi menambahkan, selalu mengingatkan pada anggota untuk terus ikut dalam 7 TOP.
Tidak hanya itu, kegiatan yang diikuti hampir 600 partisipan ini juga dihadiri oleh Pakar Ekonomi Syariah, Syafii Antonio.
"Silaturahmi itu penting. Halal bi halal itu ada karena mendorong kita untuk pelaku bisnis yang mengedepankan good governance, ungkap Syafii Antonio Halal yang berarti baik.
Sementara itu Indra Uno, Founder OK OCE juga menambahkan dalam halal bi halal ini juga pelaku usaha harus mengetahui berapa jumlah di komunitas kita yang memiliki pelatih. " Kalau 1 tidak cukup, karena yang mendapatkan kehilangan pekerjaan percepatannya jauh lebih besar. Tidak bisa dijalankan sendirian agar teman-teman lebih berdaya," ungkapnya.
"Kalau ada istilah 4As yang digagas oleh Sandiaga, kali ini, kakak dari Sandiaga ini mengatakandengan 4L, yakni lebih Keras, Lebih Cerdas, Lebih Tuntas, Lebih Ikhlas," tutup Indra Uno. (lian)