NASIONAL
Ketum IKKT PWA: Halal Bihalal Anjurkan Saling Memaafkan dan Melebur Dosa
Jakarta-mediaindonesianews.com: Halal bihalal adalah menganjurkan umat muslim untuk saling memaafkan, melebur dosa dari segala kesalahan seperti rasa iri, dengki dan sakit hati baik yang disengaja maupun tidak disengaja yang pernah dilakukan kepada sesam manusia.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) IKKT Pragati Wira Anggini (PWA) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto saat menggelar acara halal bihalal secara tatap muka dan virtual yang dilaksanakan dari kediaman, komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (27/5)
Dalam kesempatan tersebut Ketum IKKT PWA mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
“Dihari masih dalam suasana Idul Fitri ini, kita melaksanakan acara Halal bihalal atau saling bermaaf-maafan. Kegiatan ini merupakan kultur atau budaya yang dilakukan umat muslim di tanah air saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Ketum IKKT PWA juga mengucapkan terima kasih kepada para keluarga besar IKKT PWA karena telah membantu pemerintah melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan tetap tinggal di rumah, mengingat perayaan hari Raya Idul Fitri masih ditengah Pandemi Covid-19.
Dipimpin Ustad Haji Das’ad Latief S.Ag., M.Si., Ph.D, ketum IKKT PWA bersama seluruh pengurus memanjatkan doa untuk pahlawan dari prajurit TNI yang telah gugur di medan tugas seperti di Papua, Poso dan untuk korban tenggelamnya KRI Nenggala 402 bersama 53 prajurit terbaik yang telah gugur dalam on eternal Patrol.
Dalam kegiatan tersebut IKKT PWA menyalurkan bantuan sosial dan santunan kepada keluarga korban tugas operasi di Papua, Poso dan KRI Nanggala 402, termasuk memperhatikan pendidikan putra-putrinya hingga ke jenjang pendidikan tinggi.
Acara yang mengusung tema “Meraih Fitrah Ditengah Pandemi Covid-19 Dengan Bersilaturahim dan Menjaga Komunikasi di Era New Normal” diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur'an dan diikuti oleh 486 anggota IKKT PWA yang berada dari Sabang sampai Merauke tersebar di seluruh Indonesia, Ibu-ibu Ketua Umum dari masa ke masa yaitu Ibu Tri Sutrisno, Ibu Widodo A.S., Ibu Andy Endriarto Sutarto dan ibu-ibu istri Athan yang akan berangkat bertugas ke masing-masing negara tujuan.**