NASIONAL
3 Pilar Jakbar Antisipasi Penumpukan Masyarakat Di Perbelanjaan
Jakarta-mediaindonesianews.com: Mengantisipasi terjadinya kerumunan dan potensi klaster baru Covid-19 menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri di pusat perbelanjaan. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menerangkan bahwa saat ini kita masih dalam masa pandemi Covid-19, melihat kasus kemaren terjadi penumpukan masyarakat yang mendatangi lokasi perbelanjaan, kemungkinan besar adanya lonjakan masyarakat yang terpapar kasus Covid-19.
“Oleh Sebab itu kami (Polri) bersinergi dengan 3 pilar Jakarta Barat untuk mengambil sejumlah langkah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan masyarakat dipusat perbelanjaan wilayah Jakarta Barat” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, (3/5).
Ady menjelaskan bahwa pihaknya menggelar apel gabungan 3 pilar Jakarta Barat, sebanyak 350 personel gabungan diterjunkan dalam apel tersebut untuk mengantisipasi kerumunan.
“Tak hanya itu saja kami juga memerintahkan kepada jajaran untuk melakukan pengecekan dan penempatan personel untuk memetakan sekaligus melakukan penyekatan timbulnya kerumunan massa diarea pusat perbelanjaan wilayah masing-masing dan hal tersebut akan kami laksanakan secara berkelanjutan sampai Hari Raya Idul Fitri nanti” katanya
Kapolres juga akan mengintensifkan dan memaksimalkan personel menjelang akhir pekan, dikhawatirkan akan terjadi lonjakan masyarakat mengunjungi pusat perbelanjaan.
Dalam kesempatan yang sama Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kekompakan 3 pilar dalam menjaga Jakarta Barat akan terjadinya lonjakan kasus masyarakat yang terpapar Covid-19.
“Diketahui minggu ini angka kasus positif Covid-19 di Jakarta Barat mengalami penurunan, itu merupakan kerja keras rekan-rekan semua dan tetap dipertahankan” ujar Uus Kuswanto.
Lebih lanjut Uus mengatakan bahwa apa yang dilakukan saat ini merupakan implementasi dari instruksi Presiden Republik Indonesia untuk melakukan pengawasan dan pengendalian yang ketat di area / zona yang rawan terjadinya kerumunan.
“lakukan pemetaan dan penyekatan agar tidak timbulnya kerumunan massa” pungkasnya (Tim Red)