MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

05 Maret 2021,    10:55 WIB

Pusdiklatwas BPKP Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Kota Bogor


Lina

Pusdiklatwas BPKP Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Kota Bogor

Penandatanganan Kerjasama

Bogor-mediaindonesianews.com: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat (Jabar) menjalin kerjasama (MoU) dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kerjasama tersebut bertujuan memfungsikan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP untuk dijadikan Pusat Isolasi Pasien Covid-19.

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, Perjanjian Kerja Sama kedua belah pihak merupakan wujud sinergi dan komitmen antara Pemerintah Pusat melalui BPKP dan Pemerintah Daerah lewat Pemkot Bogor, Jabar dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Menurutnya, Pusat Isolasi Pasien Covid-19 di Pusdiklatwas milik BPKP sangat layak dan ideal sebagai tempat isolasi karena sudah memiliki sarana dan prasarana memadai. Untuk itu kata dia, atas nama Pemkot Bogor, dirinya mengapresiasi BPKP yang telah berpartisipasi dan berkontribusi untuk penanganan pasien Covid-19 di wilayah Bogor.

"Nantinya Asrama Pusdiklatwas BPKP akan diprioritaskan untuk pasien yang tanpa gejala dan tempat ini sudah dapat difungsikan dalam waktu dekat," katanya.

Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menuturkan, Asrama Pusdiklatwas BPKP beserta dengan fasilitas pendukungnya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan tempat isolasi mandiri secara aman dan nyaman.

“Ini komitmen BPKP untuk hadir dan bermanfaat kepada masyarakat, saya juga sudah intruksikan kepada seluruh perwakilan di 34 provinsi untuk bisa memanfaatkan sarana dan prasarana dalam upaya percepatan penanganan penanggulangan Covid-19,” ujarnya

Bima Arya menambahkan, meskipun tingkat keterisian rumah sakit di Bogor, terus menurun akan tetapi Pemkot Bogor masih terus mengantisipasi apabila kembali terjadi lonjakan pasien Covid-19.

“Terima Kasih BPKP dan jajarannya dengan sangat sigap telah memfasilitasi semua, kita harus siap-siap, kita tidak pernah tau ada lonjakan atau tidak sehingga harus ada rumah sakit ataupun fasilitas isolasi,” ujarnya.

Penandatanganan Kerja Sama kedua belah pihak dilakukan oleh Kepala Pusdiklatwas BPKP, Arief Tri Hardiyanto dan Walikota Bogor Bima Arya dan dihadiri langsung oleh Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Eri Satriana, Kepala Biro Umum Raden Suhartono serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dan Direktur RSUD Kota Bogor. (LN)