NASIONAL
Kemensos Maksimalkan Upaya Penanganan Longsor Sumedang
Sumedang-mediaindonesianews.com: Kementerian Sosial (Kemensos) terus berupaya menangani dan membantu korban bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Cihajuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1), Kemensos menurunkan
Tim Dit. PSKBA yang bertugas diantaranya Kasubdit Kesiapasiagaan dan Mitigasi, Iyan Kusmadiana, Analis Bencana, Kresno Aji Setionegoro dan Peksos Ahli Pertama, Roberto D. Koibur
Dalam keterangannya Kasubdit Kesiapasiagaan dan Mitigasi Kementerian Sosial, Iyan Kusmadiana mengatakan Kemensos akan terus mendukung upaya penanganan kejadian bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Sumedang.
“Sampai saat ini, Kementerian Sosial telah menyiapkan sebanyak 300 unit bantuan yang terdiri dari kasur lipat, matras, dan selimut dan telah terdistribusi sebanyak 100 unit dan kekurangannya akan tiba sore ini,” ujarnya, Selasa, (12/1).
Iyan juga menambahkan, sebanyak 2 unit tenda pengungsi juga telah disiapkan dan terpasang di SDN Cipareuag dan Taman Burung dengan tetap menerapkan pembatasan sosial.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman, mengatakan pihaknya berharap Kementerian Sosial dapat segera mendukung perlengkapan pengungsi yang berada di titik pengungsian.
“Dan kami juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar segera meninggalkan tempat tinggal terutama pada malam hari atau saat kondisi hujan,” katanya.
Seperti diketahui pada Senin (11/1) malam, tim Tagana bersama SAR Gabungan kembali menemukan dua korban meningal dunia dan pada Selasa (12/1) pagi, Tagana bersama tim SAR Gabungan kembali menemukan satu orang korban dan langsung di evakuasi ke Puskesmas Sawah Dadap untuk dilakukan diidentifikasi. Dengan temuan tersebut, total korban meninggal dunia ada 16 orang dan dinyatakan meninggal akibat longsor di Sumedang.