MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

02 Januari 2021,    00:18 WIB

Kepala BNN Baru Diharapkan Melibatkan Ormas Anti Narkoba


Lian

Kepala BNN Baru Diharapkan Melibatkan Ormas Anti Narkoba

JefryTambayong, SH

Jakarta-mediaindonesianews.com:  Menutup Tahun 2020 banyak persoalan yang belum dituntaskan antara lain masalah narkoba yang menjadi momok menakutkan bagi bangsa ini. Peredaran narkoba yang semakin berani dan tak kenal takut lagi membuat para bandar semakin menjadi-jadi dan berton-ton narkoba yang diselundupkan dapat digagalkan aparat penegak hukum bersama Badan Narkotika Nasional (BNN). 

Ketua Umum Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (Fokan), Jefry Tambayong, SH mengatakan bahwa tugas utama aparat penegak hukum diharapkan dapat menuntaskan masalah peredaran Narkotika dari hulu ke hilir agar barang haram tersebut tidak sampai ke masyarakat dan masalah hukuman bagi para bandar harusnya ditegakan secara benar dan para pemakai harusnya jangan ditaruh di penjara mereka harus direhabilitasi supaya bisa ditangani.

“Kinerja BNN di semua daerah tentu ada yang baik ada juga tidak, tapi evaluasi menyeluruh itu lebih baik terus ditingkatkan agar lebih baik lagi” katanya kepada mediaindonesianews.com Jumat (1/1/).

Seperti diketahui belum lama ini Presiden Joko Widodo melantik Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Pol Heru Winarko. Petrus R. Golose lahir di Manado pada 27 November 1965, iIa merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988 sebelum menamatkan pendidikan sarjana di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian tahun 1998 dan Magister Manajemen di tahun 2002.

“Saya percaya Petrus Golose bisa menegakkan kebenaran dengan baik dalam arti supaya para bandar-bandar narkoba segera ditindak dengan tegas dan merehabilitasi para pecandu narkoba dan saya juga mendengar walaupun tidak langsung bahwa, Petrus harus melibatkan organisasi masyarakat anti narkoba seperti Fokan karena peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam pemberantasan narkoba bersama-sama, juga program BNN dan masyarakat bersatu maka Indonesia bersinar, bersih dari narkoba,” katanya.

Jefry berharap tahun 2021 ini ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan pengiat anti narkoba dalam melaksanakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“perang itu tidak hanya dihari narkoba saja, dari hari ke hari perang dan bahaya narkoba bukan hanya hisapan jempol karena 70-80 persen lebih orang di penjara karena kasus narkoba dan ini bisa menghancurkan bangsa karena tidak ada lagi wilayah Indonesia bisa dikatakan bebas dari narkoba.” paparnya   

Lebih lanjut Jefry mengatakan bahwa hampir disetiap desa, kampung pedalaman semua oknum-oknum aparat terkena dengan narkoba, bahkan ada pula tokoh agama terkena narkoba dan ini harus diperangi secara masif.

“Maka dari itu di tahun 2021 kami mengharapkan lebih gencar dan lebih giat lagi, tetap semangat untuk berperang melawan narkoba dan rehabilitasi penyalahguna dan pecandu narkoba….merdeka,” pungkas Jefry yang juga menjabat Ketua Umum Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM). (lian)