NASIONAL
DAJ - Indonesia Intelligence Institue
Jakarta-mediaindonesianews.com: Dimasa Pandemi Covid 19 banyak pengusaha kecil dan menengah mengalami goncangan yang begitu berat bahkan banyak juga yang tidak sanggup lagi untuk mengembangkan usahanya hingga gulung tikar karena kurangnya modal maupun tidak adanya pembeli.
Pengurus Pusat / Pembina / Pendiri Law Firm Dhipa Adista Justicia (DAJ) - Indonesia Intelligence Institue Laksamana TNI (P) Tedjo Edhi Purdijatno, SH dan Ketua Umum Inspektur Jenderal Polisi (P) Drs. Wisjnu Amat Sastro.SH.,MH Wakil Ketua Umum Laksamana Muda TNI (P) Ir.Agus Kowo Budi Utomo, SH beserta Ketua Pelaksana / Harian Inspektur jenderal Polisi (P) Drs. Kamil Razak. SH.,MH Alumni Akademi Kepolisian angkatan 87 (Rekonfu) tergerak untuk bersama-sama memberikan prioritas utama dukungan terhadap UMKM / UKM dengan memberikan bantuan perlindungan Hukum untuk melindungi dan memulihkan para UMKM / UKM di tengah-tengah pandemi Covid-19.
Disamping itu juga, Pemerintah juga menerapkan berbagai kebijakan khusus bagi UMKM / UKM agar mampu melewati tekanan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19 dengan berusaha memberdayakan UMKM / UKM agar menjadi usaha yang memulihkan perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Supaya mendapat pemihakan, kepastian Hukum, kesempatan, perlindungan, dan dukungan berusaha seluas mungkin,
“secara khusus bidang bantuan perlindungan Hukum dan Kemitraan untuk UMKM telah dilakukan pembahasan di antara Pengurus Pusat Law Firm Dhipa Adista Justicia dan Stek Holder lainnya dipimpin langsung oleh Laksamana TNI (P) Tedjo Edhi Pudijatno.SH dan Sekretaris Jenderal Nicho Hezron.SH.,MH beserta Ketua wilayah Jakarta II Ir. Sukiman Johani.” jelas Drs. Kamil Razak, SH., MH, Rabu (2/12/)
Dalam pembahasan tersebut kata Kamil Razak, telah disepakati bahwa demi menyelamatkan ekonomi negara, UMKM dan UKM harus yang pertama diselamatkan.
“Situasi pandemi Covid-19 untuk memulihkan perekonomian menghadirkan kesadaran Politik kelompok masyarakat sipil untuk mengutamakan dukungan dan Kerjasama dengan penegak hukum dan pertahanan Negara TNI, Kepolisian, Pengacara, Kejaksaan, Kehakiman, dan stek Holder lainnya, melalui mandat profesionalisme kerja penegakan humum,” ungkapnya.
Rasa optimis juga diutarakan Sekretaris Jenderal Nicho Hezron, SH., MH dengan kerja keras dan dukungan dari Penegak Hukum ini akan berbanding lurus.
“dengan upaya kita dalam membangun dan menyelamatkan perekonomian negara juga mengembalikan kepercayaan masyarakat (public trust) pada penegak hukum,“ pungkasnya. (lian)