MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

27 September 2020,    20:42 WIB

FSGI Dukung Penyederhaan Kurikulum 2013


Lian

FSGI Dukung Penyederhaan Kurikulum 2013

Retno Listyarti, Dewan Pakar FSGI

Jakarta - mediaindonesianews.com : Terkait kebijakan penyederhaan kurikulum 2013 oleh Pusat Kurikulum Kemdikbud RI, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) melakukan kajian singkat secara internal dan mendukung rencana penyederhaan kurikulum tersebut dikarena memang sudah saatnya disederhanakan apalagi di masa pandemi covid-19 saat ini dengan adanya kebijakan PJJ. Tidak dalam kondisi pandemi saja Kurikulum 2013 sulit dituntaskan, apalagi disaat bencana seperti saat ini.

Retno Listyarti, Dewan Pakar FSGI memberikan enam catatan mendukung rencana pemerintah melakukan penyederhanaan kurikulum yakni, Penyederhanaan adalah untuk mengurangi muatan kurikulum 2013 yang selama ini sarat beban dan sulit dituntaskan;  Penyederhaan kurikulum berfokus pada pengurangan muatan, terutama materi yang tumpang tindih antar mata pelajaran terkait, bukan menghilangkan mata pelajaran tertentu; Penyederhaan juga diperlukan di saat pandemi covid 19 karena  pembelajaran jarak jauh (PJJ)  menghadapi sejumlah kendala; Penyederhanaan juga harus dilakukan selama pandemi covid 19, karena jam belajar setiap mata pelajaran sudah banyak dikurangi;Untuk mata pelajaran sejarah, penyederhanaan dilakukan untuk penguatan muatan sejarah lokal dalam konteks sejarah nasional Indonesia; Penguatan pembelajaran sastra untuk mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.

"Ini menjadi momentum bagi FSGI untuk memberikan sejumlah masukan  kepada Kemdikbud, diantaranya untuk mata pelajaran sejarah serta bahasa dan sastra  indonesia. Penguatan pendidikan kesusastraan penting, sebab, generasi muda dapat belajar budaya lewat sastra. Karena selama ini, pembelajaran sastra lemah. Sastra yang berkembang justru penguasaan teori-teori. Begitupun  kurikulum Sejarah harus memasukan aneka pengetahuan dan kearifan lokal yang telah lahir dari rahim peradaban manusia Indonesia sendiri selama berabad-abad," ujar Retno kepada mediaindonesianews.com, Minggu (27/9).

Rekomendasi FSGI Dalam Penyerderhanaan Kurikulum 2013

Dijelaskan Retno, ada tujuh rekomendasi untuk penyerdehanaan kurikulum 2013, yang Pertama, FSGI mendorong proses pembelajaran Sejarah Indonesia diubah, tujuannya untuk membangun memori kolektif sebagai bangsa sebagai dasar pengembangan karakter siswa;. Kedua, FSGI mendorong pendekatan pembelajaran sejarah saat ini yang lebih berorientasi pada peristiwa nasional dan yang tertulis pada buku pelajaran, diubah ke pendekatan semasa (sinkronik), sehingga peristiwa sejarah di wilayah lokal yang semasa dengan peristiwa sejarah Indonesia dipelajari sebagai suatu keterkaitan mata rantai peristiwa sejarah;. Ketiga, FSGI mendorong pembelajaran sejarah Indonesia harus menyadarkan siswa bahwa sejarah masih hidup pada masa kini dan menjadi living history yang mungkin tidak disadari. Untuk itu, pembelajaran sejarah Indonesia harus mampu meyakinkan siswa bahwa belajar sejarah Indonesia bukan belajar sesuatu yang sudah mati, melainkan sesuatu yang terus-menerus berkelanjutan dalam kehidupan mereka masa kini, masa depan, dan akan terus hidup pada generasi muda yang akan datang.

"Untuk itulah, peserta didik yang merupakan generasi penerus bangsa harus menjadi pengembang kehidupan kebangsaan yang tetap sebagai orang Indonesia dan mewariskan kehidupan kebangsaan kepada generasi muda yang juga tetap Indonesia," katanya.

Lebih lanjut Retno memaparkan kembali, Keempat, FSGI mendorong Kemdikbud  sejarah kejayaan maritim bangsa Indonesia. Sebagai Negara kepulauan, Indonesia memiliki keunggulan bahari yang dapat diwariskan sehingga dapat menjadikan Indonesia sebagai pusat maritim dunia didasarkan pada warisan kehidupan maritim, yang pernah jaya pada masa lalu, masih meninggalkan berbagai keunggulan dan semangat pada masa kini.

“Sejarah memberikan banyak landasan kehidupan bangsa maritim yang masih hidup di masyarakat masa kini, yang harus digali kembali dari yang sudah hilang, dan untuk dikembangkan menjadi warna kehidupan bahari masa kini dan masa yang akan datang;” ujarnya

Kelima, FSGI mendorong Kemdikbud  melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan dapat meninisiasi secara terus menerus  berbagai penelitian dan penulisan sejarah local di berbagai daerah di Indonesia agar dapat menjadi sumber pembelajaran Sejarah di sekolah; Keenam FSGI mendorong Kemdikbud menempatkan bahasa dan sastra Indonesia berorientasi sebagai media untuk memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan, identitas, kebahasaan, jati diri bangsa, dan aspek-aspek lain yang terkait dengan kecerdasan linguistik seorang siswa.

"Karena, dalam K13 arah pelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 cenderung  menempatkan bahasa Indonesia hanya dijadikan alat untuk menyampaikan materi pelajaran ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial serta pelajaran lain," tandasnya.

Ketujuh, FSGI mendorong Kemdibud melakukan penguatan pendidikan kesusastraan dalam kurikulum mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia. Sebab, generasi muda dapat belajar budaya lewat sastra. Namun, pembelajaran soal sastra ini lemah. Regenerasi juga tidak berjalan baik. Sastra yang berkembang justru penguasaan teori-teori. Muatan materi tentang tata bahasa dan kesusastraan justru cenderung diabaikan selama ini. (LiaN)