MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

27 April 2020,    19:50 WIB

Prediksi Ini Sebut Pandemi Corona di Indonesia Berakhir Akhir Juni 2020


juan

Prediksi Ini Sebut Pandemi Corona di Indonesia Berakhir Akhir Juni 2020

Jakarta – MINews : Singapore University of Technology and Design (SUTD) merilis estimated data kapan COVID-19 akan berakhir, khusus Indonesia. Epidemi ini diperkirakan selesai 99% pada akhir Juni mendatang.

Prediksi SUTD di rilis melalui situs SUTD Data-Driven Innovation dan menunjukan grafik-grafik dari tiap negara dan prediksi berakhirnya pandemi COVID-19 di negara tersebut. Data yang dipakai berasal dari Our World in Data milik peneliti Universitas Oxford.

Grafik Indonesia menunjukan pandemi Virus Corona jenis baru akan selesai 97% pada 06/06/2020, lalu berakhir 99% pada 23/06/2020. Jika dibandingkan, berakhirnya pandemi COVID-19 di Indonesia relatif telat ketimbang negara-negara lain.

Di Australia, pandemi diprediksi selesai 100% pada 22/05/2020. Begitu pula di Jepang, Jerman, Inggris, Arab Saudi, Turki, dan Kanada, turut berakhir pada pertengahan hingga akhir Mei.

Pada negara-negara ASEAN lain, Malaysia diprediksi melewati pandemi COVID-19 lebih awal hingga pertengahan Mei. Di Filipina 97% kasus juga diprediksi berakhir pada awal Mei.

Secara keseluruhan, pandemi Virus Covid-19 diperkirakan berakhir pada 08/12/2020.

Namun, SUTD menulis disclaimer bahwa penelitian mereka bisa saja mengandung eror dan data-data terkait Virus Corona masih berkembang. Pembaca pun diharapkan jangan terlalu optimistis.

"Pembaca harus melihat prediksinya dengan hati-hati. Optimisme berlebihan berdasarkan prediksi tanggal berakhir adalah hal yang berbahaya karena bisa saja melonggarkan disiplin dan kenali kita dan menyebabkan lonjakan virus dan infeksi, dan harus dihindari," tulis SUTD.

Untuk prediksi president Jokowi, korban akibat wabah Pandemi Corona atau Covid-19 hingga kini masih terus bermunculan. Di Indonesia, data per 16 April 2020 menyatakan sebanyak 5.516 orang dinyatakan positif terjangkit virus asal Wuhan, China itu.

Belum ada yang bisa memprediksi secara pasti kapan pandemi ini akan berakhir. Namun presiden Jokowi meyakini, wabah Covid-19 akan berakhir setidaknya sampai akhir tahun ini.

"Saya meyakini ini hanya sampai pada akhir tahun," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Kamis, 16 April 2020.

Menurut Jokowi, banyak sektor industri yang terimbas wabah COVID-19 ini. Salah satu yang paling terasa yaitu industri pariwisata. Dia pun meyakini, industi pariwisata yang kini melesu akibat pandemi COVID-19 akan berkembang pesat. Pasalnya, masyarakat selama masa pandemi beraktivitas di dalam rumah akan pergi berwisata setelah Covid-19 selesai.

"Semua orang pengen keluar, semua orang pengen menikmati kembali keindahan-keindahan yang ada di wilayah-wilayah yang ada pariwisatanya," jelas Jokowi.

Untuk itu, dia meminta agar semua pihak optimistis virus Covid-19 segera selesai. Jokowi ingin para menterinya memanfaatkan momentum setelah Corona untuk mengembangkan industri pariwisata.

"Optimisme itu yang harus terus diangkat. Sehingga booming yang akan muncul setelah Covid ini selesai itu tidak bisa kita manfaatkan secara baik," tutur dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar menteri terkait menyiapkan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata. Hal ini sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi aksi pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Penyiapan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini harus betul-betul dilakukan agar mereka bisa bertahan dan tidak melakukan PHK secara besar-besaran," kata Jokowi. (Juan)