MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

03 Februari 2020,    11:08 WIB

Gus Sholah, Pulang ke Hadirat Allah Ta'ala


dee maz

Gus Sholah, Pulang ke Hadirat Allah Ta'ala

Jakarta – MINews : Duka mendalam menyelimuti segenap rakyat Indonesia. Salah satu putra terbaik bangsa dan ulama kharismatik, KH Salahuddin Wahid yang akrab disapa Gus Sholah menghadap Sang Ilahi.

Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng ini menghebuskan nafas terakhir pada Minggu (02/02). Doa dan ucapan belasungkawa pun dilangitkan mengiringi kepergian cucu dari pendiri NU, Hadratus-Syekh KH Hasyim Asy’ari ini.

Kesedihan dan kehilangan putra terbaik bangsa ini digoreskan oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang Abd Al Haris Al Muhasibiy dalam sebuah puisi.

Gus Sholah, Pulang ke Hadirat Allah Ta'ala

Sesungguhnya kita semua milikNya

Kita juga pasti akan kembali kepadaNya

Tidak seorang pun bisa menolaknya

Semua kehendak Tuhan Yang Maha Esa

Tidak terkecuali KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah

Gus....selamat jalan

Sekarang engkau kembali kepada Tuhan

Sebagaimana yang Gus selalu ajarkan

Kepada kami para santri yang terus-terusan

Setiap kali Gus mengaji tidak lupa berpesan

Sehebat apapun manusia tetap ada keterbatasan

Kami para santri selalu siap kembali kapan

Sebagai kebahagiaan merupakan perjumpaan

Dengan Sang Kekasih yang penuh dengan kecintaan

Kami sedih meski tahu ini takdir ilahi

Sulit mencari orang yang punya integritas diri

Seperti Gus sampaikan kepada para santri

Sedangkan kami sendiri masih jauh dari mumpuni

Seringkali kami harus ngobrol dan diskusi

Gus tetap melayani ketika kami datang bertanya mana yang kami ikuti

Gus.....mungkin kami yang sering membebani

Meski Gus tidak pernah berkata secara terbuka

Ingin para santri teruskan perjuangan untuk nusa dan bangsa

Seperti pengasuh Tebuireng yang sudah-sudah

Mereka semua berpesan agar para santri bela agama dan negara

Selalu berusaha tidak tergoda oleh harta dan tahta

Tetap berjuang berdasar Agama dan Pancasila

Tidak boleh menjadi beban nusa, bangsa dan negara

Gus meski berat, tapi harus terjadi

Kami semua harus rela Gus tinggal pergi

Menghadap kepada Tuhan Ilahi Rabbi

Gus akan terus di sisi Allah SWT dengan damai

Selamat jalan Gus, sampai ketemu nanti

 

Surabaya, 02-02-2020

'Abd Al Haris Al Muhasibiy