MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

13 Maret 2026,    10:29 WIB

Dukung Program Prabowo, Praktisi Maritim Suarakan Penguatan TKDN di Sektor Pelayaran


Tim Red

Dukung Program Prabowo, Praktisi Maritim Suarakan Penguatan TKDN di Sektor Pelayaran

Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Komando Resimen Mahasiswa Indonesia (Komenwa Indonesia), Praktisi Maritim Indonesia (Pramarin), dan insan pers mempertegas komitmennya dalam mendukung kemandirian industri nasional. Komitmen ini disuarakan dalam acara buka puasa bersama bertajuk "Bersama Membangun Negeri dengan Mengutamakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)" di Horison Arcadia, Jakarta, Kamis (12/3).

Dukung Program Prabowo, Praktisi Maritim Suarakan Penguatan TKDN di Sektor Pelayaran

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Pancuracahayu Wahyu ini dihadiri sedikitnya 300 peserta, termasuk tokoh-tokoh strategis seperti Dirjen Hubla Ir. Muhammad Masyhud dan Kepala Bacadnas Kemhan RI Letjen TNI Gabriel Lema.

Pimpinan PT Pancuracahayu Wahyu sekaligus Ketua Panitia, Hilman Suryawijaya, menegaskan bahwa penguatan TKDN adalah langkah krusial agar produk lokal tidak tergerus persaingan global yang kian ketat. Menurutnya, kualitas hasil karya anak bangsa saat ini sudah setara, bahkan mampu mengungguli produk impor.

"Langkah ini sejalan dengan penekanan pemerintahan Prabowo Subianto yang berkomitmen mendukung pembangunan negeri melalui pendekatan yang lebih realistis, fleksibel, dan kompetitif dengan menyesuaikan aturan TKDN," ujar Hilman.

Senada dengan hal tersebut, Datep Purwa Saputra selaku Praktisi dan Akademisi Maritim, menekankan pentingnya implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 Tahun 2025. Peraturan tersebut menghimbau pengusaha untuk memberikan kesempatan luas bagi produk dalam negeri, terutama di sektor keselamatan pelayaran.

"Hasil karya anak bangsa seperti life jacket lokal tidak bisa dianggap sepele. Sesuai regulasi, setiap kapal penumpang wajib menyediakan minimal 15 persen life jacket. Menggunakan produk lokal bukan hanya soal bisnis, tapi soal kedaulatan dan keselamatan pelayaran," jelas Datep.

Dukungan terhadap produk lokal ini juga diperkuat dengan pengakuan dari Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP). Kepala BTKP, Indang Nurkajati, mengonfirmasi bahwa produk keselamatan pelayaran dari PT Pancuracahayu Wahyu telah lulus serangkaian uji teknis yang ketat, mulai dari uji apung hingga drop test.

Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan pesan nasionalisme melalui pembacaan puisi oleh pelaut cilik, Meverick Adler Dimitri (9), yang menggugah kesadaran peserta untuk terus mencintai produk asli Indonesia demi masa depan bangsa yang mandiri.***