MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

27 Agustus 2025,    23:22 WIB

JAKI Tawarkan Mediasi untuk Massa Aksi, Serukan Hentikan Tindakan Brutal 28 Agustus 2025


benz

JAKI Tawarkan Mediasi untuk Massa Aksi, Serukan Hentikan Tindakan Brutal 28 Agustus 2025

istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menyikapi rencana massa aksi yang berpotensi melanjutkan aksi brutal pada 28 Agustus 2025, JAKI Kemanusiaan Inisiatif menyampaikan ajakan mediasi sebagai langkah alternatif agar ketegangan tidak semakin meningkat.

Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiatif, Yudi Syamhudi Suyuti, menegaskan bahwa fenomena amuk massa belakangan ini tidak bisa dipandang sebagai kejadian spontan. Ia menilai, gerakan tersebut menunjukkan adanya pengorganisasian yang rapi, dukungan logistik besar, serta tujuan politik tertentu yang tidak disampaikan secara terbuka.

“Kami melihat tindakan para massa aksi ini sangat terorganisir, dan logistiknya pun juga tidak sedikit. Namun apa yang hendak ditargetkan secara politik menyulitkan Negara dan masyarakat umum, karena tidak ada tokoh-tokohnya, tidak ada aspirasinya, dan otak dari gerakannya juga tidak mau menampakkan diri,” ujar Yudi dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8).

Melihat potensi eskalasi, JAKI menawarkan diri untuk menjadi mediator antara massa aksi dengan pemerintah. Mediasi ini diharapkan bisa menjembatani komunikasi sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat dikomunikasikan secara rasional tanpa harus menimbulkan kerusakan atau kerugian publik.

“Kami dari JAKI Kemanusiaan Inisiatif ingin menawarkan diri secara inisiatif sebagai mediator, yang bisa menjadi jembatan komunikasi antara massa aksi dengan Negara agar terjadi titik temu. Namun kelompok massa aksi harus menunjuk perwakilan-perwakilan mereka dan tidak lagi membuat amuk massa maupun tindakan destruktif,” tambah Yudi.

Menurut JAKI, komunikasi yang baik akan menghasilkan kesepakatan yang baik pula, yang bermanfaat bagi semua pihak. Karena itu, pihaknya membuka ruang dialog terbuka dengan perwakilan massa aksi untuk kemudian menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah melalui jalur yang tepat.

“Perdamaian terburuk jauh lebih baik dari permusuhan. Semua bisa dibicarakan,” tegas Yudi.

JAKI Kemanusiaan Inisiatif pun mengundang pihak-pihak terkait untuk segera melakukan komunikasi, baik melalui komentar publik maupun kontak langsung via WhatsApp di nomor +62 813-9829-0278. (benz)