NASIONAL
Aceh Besar – MediaIndonesiaNews : Kepala BNPB Doni Monardo menyematkan rompi Juragan pertama kepada tiga individu pada malam jelang peluncuran Keluarga Tangguh Bencana di Pasie Jantang, Aceh Besar, Aceh pada Sabtu malam (7/12).
Penerima rompi Juragan tersebut yaitu Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dan Wali Nanggroe Aceh, yang diwakili oleh Teuku Kamaruzzaman.
Penyematan rompi menjadi simbol pencanangan penggiat atau juru keluarga tangguh bencana, disingkat 'Juragan.'
Para penerima rompi merepresentasikan pihak-pihak yang dapat berperan untuk mengantarkan keluarga di Indonesia menjadi keluarga tangguh bencana.
Doni menegaskan bahwa membumikan keluarga tangguh bencana atau katana merupakan tugas bersama. Penta helix, pemerintah, pakar-akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media massa memiliki masing-masing peran untuk mengakselerasi terwujudnya keluarga tangguh.
"Urusan bencana tidak bisa dibebankan pada satu unsur saja karena bencana adalah urusan bersama," ujar Doni yang menginap bersama peserta Katana di Pasie Jantang pada malam itu (7/12).
Doni juga menambahkan bahwa selama lima tahun ke depan, dirinya berharap program ini bisa menyentuh seluruh keluarga di Indonesia.
"Ke depan, program penanggulangan bencana juga akan menjadi kurikulum baru di dunia pendidikan di Indonesia, sehingga nanti penanggulangan bencana bisa paralel dari keluarga dan bangku sekolah," kata Doni.
Hari ini, Minggu, 8 Desember 2019, program Katana secara resmi diluncurkan BNPB. Kepala BNPB meresmikan Katana di hadapan para multi pihak, pemerintah, dunia usaha, akademisi-pakar, masyarakat dan media massa.