MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

01 Juni 2024,    16:28 WIB

Laksamana TNI (Purn) Sumardjono Lantik Ketua DPD HSNI Sumut


Tb/01

Laksamana TNI (Purn) Sumardjono Lantik Ketua DPD HSNI Sumut

Foto dok: Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)

SUMUT-mediaindonesianews.com - Selama dua hari DPD HNSI Prov Sumut melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) dengan agenda utamanya Pemilihan Ketua DPD HNSI Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Melalui rapat dan musyawarah yang cukup ketat, pada akhirnya Dewan Musda memutuskan dan memilih Ibu Azlinda sebagai Ketua DPD HNSI Provinsi Sumut.

Pengalaman Ibu Azlinda di organisasi HNSI sudah cukup panjang, diawali sebagai Wakil Bendahara DPC HNSI Kabupaten Sibolga, dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD HNSI Provinsi Sumut beberapa bulan, kemudian mendapat kehormatan untuk menjadi Ketua DPC HNSI Kabupaten Sibolga, hingga kini terpilih menjadi Ketua DPD HNSI Provinsi Sumut.

Ibu Azlinda adalah sosok wanita yang tangguh dan pekerja keras dengan background pekerjaan sebagai pengusaha perikanan yang memiliki beberapa kapal penangkap Ikan berukuran GT 85 Ton.

Berbekal pengalaman berorganisasi dan berprofesi sebagai pengusaha perikanan diharapkan Ibu Azlinda akan mampu memimpin organisasi HNSI menjadi organisasi yang dapat membangun kehidupan masyarakat nelayan di Provinsi Sumatera Utara ini menjadi lebih baik.

Acara pelantikan Ketua DPD HNSI Prov Sumut ini dipimpin langsung oleh Ketum DPP HNSI Laksamana TNI (Purn) Sumardjono dan dihadiri oleh Letjen TNI (Purn) Edi Ramadhani serta pejabat undangan lainnya seperti Kabasarnas Provinsi Sumut dan lain lain.

Staf khusus Ketum DPP HNSI bapak Djoko Sungkono dan Laksma TNI (Purn) Dr. M. Faisal Manaf, MCDO menyampaikan betapa pentingnya fungsi dan tugas HNSI dalam menjembatani Pemerintah dengan masyarakat nelayan.

“Oleh karena itu tugas yang akan dipikul oleh Ibu Azlinda selaku ketua DPD cukup berat,” ujarnya.

Karena, sambungnya, tidak saja turun belanja masalah ke masyarakat nelayan namun juga harus mampu untuk berkomunikasi baik dengan semua instansi pemerintah dan instansi swasta yang terkait.