MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

14 Maret 2024,    00:55 WIB

Roy Nikolas Mandey: Perlunya Rival Agar Naik Kelas


Leo

Roy Nikolas Mandey: Perlunya Rival Agar Naik Kelas

Roy Nikolas Mandey: Perlunya Rival Agar Naik Kelas

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pameran Building & Decoration Expo (BDExpo) yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran mulai tanggal 13-16 Maret 2024 juga diisi Businees Forum Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta, dengan narasumber Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritail Indonesia (Aprindo) Roy Nikolas Mandey dan Deputy Chairman For Coorperation & Invesment Indonesia Medium Enterprises Association (AUMI) Satria Gunayoman.

Dalam keterangannya Roy Nikolas Mandey menjelaskan bahwa suatu ujian dan tantangan agar bisa naik kelas dan melebihi dari yang sebelumnya.

“seperti yang kita saksikan sekarang ini (pameran), dimana ini memang produk impor yang diperkenalkan ke masyarakat Indonesia, ini adalah sebuah tantangan agar kita bisa naik kelas” katanya

Lebih lanjut Roy menjelaskan bahwa, hal tersebut penting, agar “naik kelas” dimana domestik harus lebih dari yang ada sekarang ini dengan cara berpartnership, mungkin bisa mengkaji mengobservasi dan ujung-ujungnya mengimplementasikan.

“dari situlah akan ada kenaikan kelas bagi para pelaku UMKM kita baik dari hasil produknya, hasil packaging, konten maupun dari kuantitas itu akan naik kelas.” ujarnya

Roy mengungkapkan bahwa impor dan ekspor merupakan suatu rumusan di PDB karena produk yang diekspor ke negara-negara yang saat ini di pameran Chinahomelife, dimana Cina juga sebagai market ekspor.

“contohnya untuk market Batubara, CPO dan produk-produk asli Indonesia natural resources tentu kita harapkan meningkat. Bagaimana mungkin kalau mereka juga ingin memperkenalkan produk-produk mereka yang mungkin belum banyak di Indonesia atau yang belum banyak diproduksi juga di Indonesia, maka dari itulah perlunya keseimbangan” paparnya.

Selain itu, lanjut Roy, berpartnership atau belajar dari transfer knowledge yang ada saat ini adalah satu langkah keseimbangan supaya ekspor kita juga dapat lebih diterima dapat lebih masuk ketika mereka juga memperkenalkan produk-produk mereka di Indonesia.

“Kita harus perbanyak rival untuk bisa mengetahui mengapa mereka bisa buat dan menyerap digital, apa kiat dan caranya disitulah literasi menjadi kata kunci untuk bisa menyerap teknologi 5.0, AI, Robotic, Clouds untuk dipakai para produsen produk dan jasa dan meningkatkan rivalisasi untuk terus dijalankan setiap UMKM dan didukung oleh Pemerintah Indonesia," pungkasnya. (Leo).