MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

22 Februari 2024,    01:50 WIB

Wartawan Dianiaya Oknum Polisi, Propam Polda Sumut Bentuk Tim


BN

Wartawan Dianiaya Oknum Polisi, Propam Polda Sumut Bentuk Tim

foto istimewa

Humbahas-Mediaindonesianews.com: Propam Polda Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim untuk mengusut laporan Samuel Tampubolon yang diduga dianiaya oleh oknum Kapolres Labuhan Batu. Tim yang dipimpin Kabid Propam Kombes Pol Bambang Tertianto tersebut kabarnya langsung meluncur ke Rantauprapat pada Rabu (21/2) malam.

Sebelumnya, Samuel Tampubolon didampingi Penasehat Hukum Alpiyan Fikri Siregar, SH telah memberikan keterangan kronologis rangkaian peristiwa hingga terjadi dugaan penganiayaan pada Selasa (20/2) di Propam Polda Sumut.

“Seluruh rentetan peristiwa sudah saya sampaikan, mulai dari awal pertemuan hingga pemukulan," ujar Samuel.

Samuel masih merasa binggung atas peristiwa penganiayaan yang dialaminya, dirinya hanya menduga kemarahan oknum Kapolres tersebut disebabkan karena ajudannya mengetahui adanya setoran.

"Saya bingung, apa yang jadi masalah sehingga pak Kapolres marah. Dugaan saya kemarahan tersebut dikarenakan ajudannya mengetahui setoran itu, padahal ia minta agar urusannya dengan Kapolsek,” kata Samuel.

Samuel juga berterimakasih kepada Propam Polda Sumut yang bertindak cepat menanggapi laporannya.

Sementara itu, terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Kapolres Labuhanbatu ke Bendahara DPD Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sumut tersebut, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba langsung menghubungi dan berkonsultasi ke Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab PJS terhadap anggotanya yang mendapat tekanan atau ancaman apalagi sudah melakukan tindakan kekerasan. Hal seperti ini kami lawan,” ujar

Sebagai Ahli Pers Dewan Pers, Mahmud berharap melalui Satgas Penanganan Kekerasan Terhadap Wartawan kasus ini akan dilakukan klarifikasi faktanya.

“Kami menunggu pernyataan kronologinya” pungkasnya (BN)