NASIONAL
Jenny Widjaja
Jakarta-MediaIndonesianews.com: Sejumlah tokoh pengusaha perempuan tanah air mendapatkan penghargaan dalam acara ASEAN Women Entrepreneurs Network (AWEN) Award yang berlangsung di JW Marriott Hotel, Jakarta, Sabtu (2/9).
Salah satunya Jenny Widjaja, penggiat dan pengusaha sagu ini mendapatkan penghargaan dalam kategori Outstanding Asian Women Entrepreneur Award.
“Saya mendapat kesempatan untuk tampil di Award ini karena saya penggiat dan pejuang sagu yang mana saya mengangkat sagu ini sebagai ketahanan pangan dan kearifan lokal dari Indonesia,” ujar Jenny kepada kepada awak media.
Jenny menceritakan bahwa dirinya baru kembali dari simposium sagu internasional pada 7 Juli 2023 lalu di Tokyo, Jepang. Disana ia melihat orang Jepang sangat menghargai sagu Indonesia. Bahkan, disana sagu dijadikan sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
“Mereka (orang Jepang) mengenal sagu dari perang dunia ke-2. Tetapi di Indonesia masyarakat malah tidak mengenal sagu, padahal sagu itu sangat sehat,” katanya.
Apalagi, lanjut Jenny, di Indonesia banyak orang sakit diabet. Ternyata sagu sangat cocok untuk penderita diabet, jadi setelah kita mengonsumsi sagu itu mengenyangkan tapi tidak membuat gula kita naik.
Selain itu Jenny juga mengajak masyarakat Indonesia agar menjadikan sagu sebagai makanan pokok sehari-hari, karena olahan sagu merupakan kearifan lokal dari Indonesia yang harus di dukung potensinya dalam mewujudkan ketahanan pangan.
“sagu merupakan kearifan lokal dari Indonesia yang harus di dukung potensinya dalam mewujudkan ketahanan pangan” ujar pemilik brand Sagolicious
Seperti diketahui Pada tahun 2021 lalu, Jenny mendapat 2 rekor muri sebagai pelopor mie dan pasta sagu dan rekor muri dengan varian sagu terbanyak. (Leo).