NASIONAL
Kerusakan Jalan Proyek PISEW Banuaji II Diduga Akibat Truk Kayu
Taput-Mediaindonesianews.com: Koordinator Barisan Anti Korupsi Kolusi dan Nepotisme (BAKKIN) wilayah Tapanuli, L.Situmeang menyebutkan bahwa ada dugaan proyek rabat beton dari Program Insfrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Banuaji II, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara Sumut, retak-retak akibat dilintasi truk yang bermuatanĀ kayu log
"Kita menduga truk pengangkut kayu yang melintasi proyek PISEW menyebabkan rabat beton tersebut retak-retak" ujar L.Situmeang, Rabu (1/2)
Dari hasil pantauan Koordinator Bakkin, ada aktifitas penebangan hutan di sekitaran Banuaji II dan saat mengeluarkan kayu log dari hutan melewati rabat beton, sedangkan beban yang dapat diterima rabat beton tersebut hanya berkisar 2-3 ton. Sementara untuk berat kendaraan truk jenis cold diesel sekitar 2,5 ton dan ditambah dengan muatan log kayu maka estimasi beban bisa mencapai 6 ton.
"Dari berat kendaraan ditambah muatan log kayu, kita estimasi mencapai 6 Ton, untuk itu kita akan minta kepada Dinas Perhubungan Taput melakukan razia agar infrastruktur jalan bisa lebih awet" pungkasnya.
Sementara itu terpisah, Akbar PPK dari Proyek PISEW tersebut menggambarkan bahwa infrastruktur rabat beton tersebut sudah diserahkan ke Desa. Kemudian Pemerintah Desa memanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Desa, termasuk pengelolaan dan pemeliharaan.
"Salah satu bentuk pemeliharaan yang dilakukan itu perlunya pengawasan batasan tonase kendaraan yang melintasinya oleh pemerintah setempat dan pihak terkait" jawab Akbar melalui aplikasi WA. (LS)