KABAR DAERAH
Polres Taput Gelar Rakor Lintas Sektoral Terkait Kenaikan Harga BBM
Taput-Mediaindonesianews.com: Kapolres Tapanuli Utara (Taput) AKBP Johanson Sianturi S.IK., MH memimpin rapat Koordinasi lintas sektoral yang melibatkan bagian perekonomian Sekretaris Daerah Kabupaten Taput, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pengawas SPBU Se-Kabupaten Taput serta PJU dan Kapolsek se jajaran Polres Taput, dalam menyikapi rencana kenaikan harga BBM, Rabu, 31 Agustus 2022 di Aula Tribrata Polres Tapanuli Utara.
Rapat tersebut dilaksanakan, untuk menyamakan persepsi agar bisa menjaga stabilitas kebutuhan BBM serta saat ini ada pembatasan BBM bersubsidi akibat kondisi keuangan negara dan juga ada wacana kenaikan harga BBM.
“Mari kita bersama-sama peta kan jumlah konsumsi dan jumlah yang masuk. Demikian halnya, kesepakatan terkait siapa yang berhak menerima dan tidak, harus segera ditentukan. Saya minta untuk Reskrim dan Intel, bagi yang tidak sesuai dengan kesepakatan agar di proses hukum. Kepada para Kapolsek supaya melaporkan kepada pihak SPBU terkait pelaksanaan pengamanan dan pengawasan kegiatan. Pihak yang menerbitkan rekomendasi dapat menghitung jumlah estimasi yang dibutuhkan pemohon. Tetap fokus dalam menyelesaikan permasalahan yang lebih besar selanjutnya beralih ke hal yang lebih minor.” papar Kapolres
Sementara itu Kabag Ekon dan SDA Taput, Tutur Simanjuntak menyampaikan bahwa hingga akhir Juli 2022, tingkat konsumsi BBM sudah melebihi target bulanan, sehingga diperkirakan kondisi tersebut mengharuskan penambahan pemakaian BBM hingga akhir tahun yakni sebesar 21% dari alokasi dan sesuai ketentuan Pertamina dalam pelayanan BBM bersubsidi yang melarang pengisian jerigen untuk diperjual belikan kembali.
“Kami telah menyurati pihak Pertamina agar lebih melonggarkan ketentuan tersebut untuk pelayanan masyarakat yang berada di pelosok daerah. Ada 5 OPD yang berhak menerbitkan rekomendasi pengisian BBM di dalam wadah, yakni Dinas Koperasi dan UKM dan Perindag, Dinas Ketapang dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial.” Katanya.
Tutur Simanjuntak berharap pihak SPBU melayani warga yang menggunakan surat rekomendasi dengan tegas dan sesuai dengan permintaan harian sesuai surat, serta memberikan informasi saat timbul kendala di lapangan.
Rapat koordinasi ini dihadiri, Kasat Reskrim Polres Taput, AKP Kristo Tamba, Kasat Samapta AKP R Simarmata, seluruh Kapolsek, Pengawas SPBU se-Taput, Perwakilan Dinas Pertanian dan Dinas Perindag Taput.(LS)