KABAR DAERAH
Lurah Ciparigi, Yadi Ruyadi, S.Pd,
Ciparigi-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Ciparigi tentunya hadir untuk masyarakat, hal ini dikatakan Lurah Ciparigi, Yadi Ruyadi, S.Pd, saat ditemui diruang kerjanya, guna membahas prihal penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih berkelanjutan, Kamis (18/8).
“terkait kegiatan Kamis ini, memang benar adanya penertiban diwilayahnya, turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, camat Bogor Utara, Sat-Pol PP Kota Bogor, TNI-POLRI dan bersama warga, baik itu RT maupun RW juga tokoh masyarakat”, jelasnya.
Lebih lanjut Yadi menerangkan bahwa, pihaknya sedang berupaya untuk melakukan relokasi untuk para pedagang, namun hal tersebut membutuhkan proses, serta melihat apakah pemerintah kota Bogor masih memiliki lahan yang dapat dipergunakan untuk para PKL saat ini dan hal tersebut akan disampaikan kepemerintahan kota Bogor bersama dengan camat Bogor Utara tentunya.
“Tentunya, kami juga senang ketika lahan yang dipergunakan saat ini oleh para PKL, kalau memang landasan dasarnya serta izinnya sudah diketahui oleh pemerintah, pastinya kita akan membuka pintu buat para PKL, namun saat ini yang digunakan para PKL memang bukan zona untuk para PKL, kita sama-sama mengetahui, melalui Perdanya juga dilarang, baik itu lahan trotoar, lahan taman maupun badan jalan, sangat dilarang", ucapnya.
Menurut Yadi, pihaknya akan berupaya buat para PKL, agar dapat memiliki tempat yang layak untuk berdagang, mengingat situasi seperti saat ini, apa lagi untuk pedagang kecil.
“percaya kami sebagai pemerintah juga akan mengupayakan hal ini sampai diketahui oleh pemerintahan kota Bogor, ketika waktunya sudah kita dapat, sudah barang tentu, kita akan menginformasikan ke para PKL yang memang sebagian besar adalah warga Ciparigi", ungkapnya.
Yadi berharap, agar masyarakat khususnya para PKL, dapat menahan diri dulu, sampai adanya pemberitahuan selanjutnya, dan dapat bersabar.
“semoga apa yang menjadi keinginan warga Ciparigi yang sebagian menjadi PKL dapat terealisasi sesuai dengan keinginannya”, pungkasnya. (AD)