MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

28 Juli 2022,    10:46 WIB

Harga Cabai Merah dan Keriting Tetap Meroket, Pedagang dan Pembeli Sama-sama Mengeluh


Ib

Harga Cabai Merah dan Keriting Tetap Meroket, Pedagang dan Pembeli Sama-sama Mengeluh

Foto: penjual cabe merah

 

 

Banjarmasin-Mediaindonesianews.com - Berdasarkan hasil pantauan beberapa awak media pada saat berkunjung ke beberapa pasar tradisional yang ada di Banjarmasin,Salah satunya yang terletak di jalan A.yani.Km.14.100 di kabupaten Banjar Kalimantan Selatan yang terkenal dengan Nama Pasar Kindai Limpuar atau Pasar Gambut .

Dua orang awak media yang berbeda Media memasuki area pasar Gambut guna tuk mengetahui salah satu harga kebutuhan pokok rumah tangga yakni Cabai yang di jual para pedagang di pasar

Gambut tersebut langsung menyambangi ibu penjual sembako baik itu sayur mayur dan juga minyak Goreng yang ada di dalam pasar tradisional tersebut . 

Sebelum awak media menanyakan pada ibu pedagang sayur tersebut, sempat melihat adanya tumpukan Cabai merah yang ukurannya besar maupun dengan ukuran yang kecil .

Tak mengulur waktu lama awak media langsung menanyakan pada ibu Minah selaku penjual sembako itu tadi . 

Selamat pagi Bu , Bu harga Cabai Keriting yang ibu jual ini per satu kilonya kena berapa Bu ? 

Ibu Hj. Ruminah yang acap di panggil Acil Minah ini langsung memberikan jawaban dengan agak berat hati , Ya mas "Kalo Cabai Kerting ini Satu kilonya dengan Harga 80.000 Mas "

Awak mediapun tanyakan ulang mengenai bagaimana Bu dengan penjualan Cabai dalam kurun waktu satu bulan ini dengan naiknya harga Cabai yang hampir di semua pasar ini Bu,"Jujur pak selama kurang lebih satu dua bulan ini tuk pembelian Cabai merah maupun cabai keriting sangat menurun dengan pembelian yang berjumlah besar" imbuhnya di karenakan tingginya harga jual Cabai yang kami pasarkan ini, Otomatis omset kami menurun tegasnya .

Ibu Minah pun berkomnetar lagi pada awak media mengenai para pedagangpun juga mulai resah mas dengan lambatnya putaran modal Cabai yang kami jual ini karena sepinya pembeli dengan jumlah yang besar . 

Di karenakan Apabila Cabai ini tidak laku atau lama terjualnya maka mau tidak mau Cabai ini pasti mengalami kering atau layu bahkan bisa busuk Mas Tegasnya pada wartawan saat wawancara sepintas, Itulah pak yang kami maksud dan yang kami hawatirkan ungkapnya .

Berdasarkan pantauan awak media di pasar Gambut ini masih banyak juga harga selain Cabai dengan nilai yang tinggi, seperti minyak Goreng yang masih belum merata para pedagang menjualnya, ada yang berkosaran di harga 17.000,- dan juga ada yang di harga 18.000.- tegasnya bahkan ada yang masih di harga 24.000 per satu Liternya dengan berbeda merek tentunya .

Dalam kunjungan awak media kepasar Kindai limpuar ini bukan kunjungan yang pertama di lakukan, sebelumnya beberapa awak media terlebih dahulu menyambangi pasar Hanyar Banjarmasin yang hampir sama keluhan pedagang dan pembeli 28/07/22 .

Dengan hal semacam ini jelaslah para ibu rumah tangga pastinya akan memutar otaknya tuk mengatur keuangan rumah tangganya di karenakan mahalnya kebutuhan hidup sehari-hari dan juga tingginya pembelian bahan sembako tuk keperluan sehari-hari dalam berumah tangga .

Dengan tidak meratanya harga Cabai yang di jual di pasaran dengan kisaran perkilogramnya ada yang sampai 100.000 juga ada yang lebih membuat para pedagang pun putar otak bagaimana agar Cabai mereka cepat habis di beli pelanggan dengan harapan tidak di jual Rugi tentunya .

Dengan kejadian seperti ini ibu Minah berharap ke pemerintah agar dapat bisa mengambil kebijakan yang mana berpihak ke Masyarakat bawah, agar perekonomian masyarakat dapat berjalan seperti biasanya dan para pembeli tidak lagi merasa berat dengan harga yang di rasa sangat tinggi .

Itu aja seh mas harapan kami para pedagang ke pemerintah pusat maupun daerah sembari melayani pembeli

Reporter Ibrahim