KABAR DAERAH
Ferix Bantah Ayahnya Lakukan KDRT ke Ibunya
Pontianak-mediaindonesianews.com: Sidang lanjutan atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Pengadilan Negeri Pontianak memasuki agenda pemeriksaan saksi, kali ini Ferix Febryanto Tanto, anak kandung dari Lili Susianti membantah keras atas tudingan terhadap ayah kandungnya, Ali Sabudin melakukan KDRT.
"Yang saya lihat pada saat waktu itu ibu sama bapak saya cek cok. Ibu saya mengejar bapak saya pakai pisau dari dapur ke kamar, tetapi bapak saya memegang tangan ibu saya, karena takut ibu saya terluka dan pada akhirnya ibu saya mencoba untuk menikam kan pisau dapur kepada bapak saya. Bapak saya berusaha kembali untuk memegang pergelangan tangan ibu saya. Agar pisau jatuh, dan pada akhirnya ibu saya melepaskan pisau tersebut kemudian bapak saya tendang pisau ke bawah tempat tidur," ujar Tanto kepada wartawan usai menjadi saksi, Kamis (9/12).
Lebih lanjut dikatakan Tanto bahwa dalam persidangan kemarin ibu saya Lili Susianti, mengatakan dia memukul saya karena saya berkelahi, sama abang saya dan ibu saya melererai. Tetapi itu bohong karena ibu saya ketahuan mengambil sejumlah barang yang berada di dalam berangkas kamar.
"Sebab sebelum ibu saya mengambil barang yang ada di kamar, saya di suruhnya keluar dari kamar, dengan alasan untuk mengganti pakaian setelah saya keluar ibu saya menutup pintu kamar", katanya.
Selang berapa lama, lanjut Tanto, ibu saya keluar dengan pakaian yang sama. Terus dia pergi membawa koper, kejadian itu dilakukan pada saat bapak saya di Jakarta.
"Setelah bapak saya pulang dari Jakarta, saya menceritakan hal tersebut kepada bapak saya. Tak lama menjelang berapa hari setelah saya pulang dari sekolah, waktu itu setahu saya tahun 2012", ujarnya.
Tanto juga menceritakan kronologisnya dirinya dipukul oleh ibunya waktu sedang berbaring.
“waktu itu saya di paksa untuk mandi tetapi saya tidak mau, sampailah saya dipukul pakai kepala ikat pinggang mengenai badan saya berkali-kali sampai saya pingsan, ketika saya sadar sudah ada bapak saya dan ibu saya sudah meninggal kan rumah” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan LS pada tanggal 27 Mei 2011 menuduh Ali Sabudin (AS) telah menganiayanya. (bud)