MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

18 November 2021,    17:42 WIB

Kota Bekasi Jadi Kota Percontohan Sanitasi Limbah Terbaik


lian

Kota Bekasi Jadi Kota Percontohan Sanitasi Limbah Terbaik

Kota Bekasi Jadi Kota Percontohan Sanitasi Limbah Terbaik

Kota Bekasi-mediaindonesianews.com: Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Bekasi menghadiri kegiatan Workshop Nasional Lesson Learned pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) dan Launching BLUD PALD Kota Makassar dan Kota Bekasi di Kota Makassar.

Workshop BLUD ini melibatkan Kementerian Dalam Negeri Direktorat Bina Keuangan Daerah, Bappenas dan Kementerian PUPR Direktorat Sanitasi serta Wali Kota Makassar sebagai pemateri utama dan pembelajaran Teknik dari UPTD PALD Kota Bekasi dan contoh BLUD yang baik tentang pengelolaan persampahan dari BLUD persampahan Kab. Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutanya Sekretaris Daerah Kota Makassar Muhammad Anshar mengatakan bahwa, Makassar memiliki visi dan misi percepatan wujudkan Makassar yang sombre dan smartcity dengan imunitas kuat untuk semua, jadi sangatlah jelas komitmen yang di buat oleh Pemerintah Kota Makassar.

"Melihat dari visi misi Kota Makassar sangatlah berkaitan dengan kegiatan pada hari ini, masalah sanitasi adalah permasalahan yang harus Pemerintah selesaikan setiap tahunnya, dengan hadirnya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Air dan Limbah Daerah (PALD) diharapkan dapat mengatasi permasalahan sanitasi, yang dimana kalau berbicara sanitasi pasti akan bersangkutan dengan drainasenya, sampahnya, namun kali ini kita fokuskan air limbahnya". Ujarnya, Rabu (17/11).

Belum banyak daerah yang pengelolaan air limbahnya berbentuk BLUD sehingga USAID Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH PLUS) menginisiasi untuk memberikan pemahaman tentang BLUD khususnya pada BLUD pengelolaan air limbah domestik.

Program USAID IUWASH PLUS penyehatan lingkungan untuk semua adalah program berdurasi lima tahun delapan bulan yang dirancang untuk mendukung Pemerintah Indonesia (Kota Bekasi, Kota Makassar dan Kota Gresik) dalam meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi serta perbaikan perilaku hygiene bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di perkotaan.

Pada kesempatan tersebut Kota Bekasi juga menjadi salah satu Kota Percontohan pembelajaran pengolahan air limbah domestik dari dalam dan luar negeri karena UPTD PALD Kota Bekasi merupakan Instalasi Pengelola Air Limbah Domestik terbaik.

Dalam paparannya Kepala UPTD PALD Kota Bekasi,  Andrea Sucipto menerangkan bahwa Kota Bekasi yang memiliki luas wilayah sekitar 210 km2 dengan kurang lebih 3 Juta jiwa memiliki 99% sanitasi yang layak dan 6,14% sanitasi aman.

"Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik bahwa semua jenis air limbah domestik wajib dikelola oleh Pemerintah Daerah melalui operator yang ditunjuk yaitu UPTD PALD. Terciptanya BLUD PALD Kota Bekasi memiliki target penurunan jumlah pemberian subsidi APBD dari Pemerintah hingga 2025 sebesar 30% dari sebelumnya 75% dan peningkatan dalam jumlah pendapatan dari 25% menjadi 70%, perubahan yang signifikan tersebut merupakan tren positif bagi Pemerintah Kota Bekasi bahwasanya BLUD PALD Kota Bekasi dapat menghemat APBD Kota Bekasi". paparnya

Terakhir lanjutnya, hal utama yang harus diperhatikan adalah bagaimana operator dapat menjalankan amanah peraturan daerah dengan mengelola air limbah domestik secara keseluruhan dengan fleksibilitas dalam rangka percepatan pencapaian akses pengelolaan yang berkelanjutan dan mandiri.

Turut hadir, Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri, M. Ardian Noervianto, Fungsional Perencana Utama Kedeputian Bidang Sarpras, Budi Hidayat, Direktur Jenderal Cipta Karya KemenPUPR, Diana Kusumastuti, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muhammad Anshar, Kepala UPTD PALD Kota Bekasi, Andrea Sucipto, Environment Officer USAID Indonesia, Hung Vo, Founder/Former BLUD Intan Hijau Kalimantan Selatan, Boyke W Triestiyanto. (lian)