KABAR DAERAH
Pelantikan Dewan UKM Kalbar
Kalbar-mediaindonesianews.com: Pandemi Covid-19 memberikan dampak sangat signifikan pada perekonomian dunia, sementara fundamental perekonomian Indonesia pun belum kokoh, hampir 98 persen sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat (Kalbar) terpukul akibat pandemi. Langkah pemerintah pusat dalam pemulihan ekonomi dengan memberikan bantuan kepada para pelaku usaha sebagai salah satu strategi pemulihan bisnis bagi UMKM di masa adaptasi kebiasaan baru termasuk di Kalbar adalah untuk memastikan agar leading sector ditataran provinsi, kabupaten/kota berperan dominan mengawal kebijakan UMKM dengan memastikan ada dukungan stakeholder strategis yang reputable ditataran nasional, guna bersama-sama menyukseskan percepatan kesejahteraan dan pembangunan.
Ketua Umum Dewan UKM Kalbar Rahayu Sri Sulistyawati, S.Kom, M.Pd mengatakan bahwa pandemi covid 19 memang berpampak pada dibeberapa sektor, terutama di sektor UMKM. Hal ini disebabkan rendahnya tingkat pembelian produk UMKM dan pelaku UMKM bermasalah akan permodalan.
“Dewan UKM Kalbar mempunyai motto Solusi Pemberdayaan UMKM dengan mengakomodir permasalahan tersebut dan memeberikan solusi yang bisa membantu para pelaku UMKM dalam menghadapi keterpurukan perekonomia dimasa Pandemi covid 19, diantaranya membantu dalam hal mencari pangsa pasar bagi Produk2 UMKM,” ujar Rahayu, Minggu (14/11).
Lebih lanjut Rahayu menjelaskan bahwa, untuk memberdayakan para UKM di Kalbar agar dapat hidup dan bisa mandiri serta menciptakan peluang mereka sendiri perlu dimulai dari kegiatan pembinaan dan pendampingan terhadap para pelaku. Untuk itu peran Dewan UKM dilakukan disegala sektor baik Pertanian, Perikanan dan Produk2 UMKM itu sendiri.
“Mensupport serta memotivasi para pelaku UMKM agar mampu mandiri, dan mampu berinovasi dalam mengembangkan produk2nya sehingga tak hanya merebut pangsa pasar nasional tapi juga pasar pangsa international,” ucapnya.
Dalam pelantikan pengurus Dewan UKM Provinsi Kalbar Periode 2021-2025 yang mengangkat tema “UMKM Bangkit Masyarakat Sejahterah Bangsa Mandiri”
Rahayu menegaskan bahwa, dengan keberadaan Dewan UKM, menjadi salah satu semangat baru bagi para pelaku UMKM dan sebagai solusi pemberdayaan UMKM yang akan berkontribusi dalam pembinaan dan pendampingan UMKM di Kalbar.
“Program Dewan UKM Kalbar akan bersinergi dengan Pemerintahan Daerah dalam membangun ekonomi kerakyatan,” jelasnya.
Rahayu menjelaskan bahwa, untuk saat ini ada beberapa pelaku UMKM di Kalbar yang sudah menjalin kerjasama dengan Dewan UKM Kalbar.
“Dewan UKM Kalbar memfasilitasi permohonan penyaluran dana KUR untuk Pembuatan tambak nelayan, selain itu juga kami memfasilitasi beberapa kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalan hal perijinan dan kami membantu bagaimana produk UMKM tersebut bisa memiliki ijin yang lengkap,” katanya.
Rahayu berharap, prioritas program kerja utama Dewan UKM Kalbar adalah hadirnya rumah Kemasan /Packaging karena saat ini memang masih ada beberapa pelaku UMKM dan rata-rata masih dirasa perlu untuk meningkatkan kualitas kemasan produknya.
“Dewan UKM Kalbar akan mengakomodir kebutuhan tersebut melalui hadirnya rumah Kemasan dan harapan saya kepada pemerintah daerah bisa saling bersinergi dalam program kerja, menjadi mitra dan patner Dewan UKM Kalbar dalam tujuan bersama membangun ekonomi kerakyatan di Provinsi Kalbar,” pungkasnya. (lian)