MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

11 November 2021,    08:25 WIB

Walikota Depok Peringati Hari Pahlawan dengan Tabur Bunga


INA

Walikota Depok Peringati Hari Pahlawan dengan Tabur Bunga

Walikota Depok Peringati Hari Pahlawan dengan Tabur Bunga

Depok-mediaindonesinews.com: Walikota Depok Mohammad Idris bersama Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok melakukan prosesi tabur bunga untuk menghormati dan mengenang jasa pahlawan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2021 di Taman Makam Pahlawan Kalimulya, Rabu (10/11).

Walikota Depok Peringati Hari Pahlawan dengan Tabur Bunga

Dalam sambutanya, Walikota Depok mengatakan bahwa, seluruh lapisan masyarakat perlu berjuang bersama melawan kebodohan, kemiskinan, kemurkaan dan sifat-sifat konflik. Setiap orang bisa menjadi pahlawan, tetapi jenisnya saja berbeda. 

“sesuai dengan tema Hari Pahlawan tahun ini "Pahlawanku Inspirasiku," sejatinya pahlawan menginspirasi generasi muda. Khususnya pada pesan yang disampaikan melalui lisan dan perjuangan yang sudah dibuktikan melawan penjajah. Seperti pesan Ir. Soekarno, ‘berikan aku seribu orang tua maka ku cabut semeru dari akarnya, berikan aku sepuluh pemuda maka akan ku guncang dunia’. Mari kita teruskan pesan-pesan mereka untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari,” ujarnya

Masih ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Sri Kuncoro mengatakan, memaknai Hari Pahlawan bisa dengan melihat kerja keras, pantang menyerah, rela berkorban dan keikhlasan yang telah diberikan oleh para pahlawan untuk bangsa ini.

Walikota Depok Peringati Hari Pahlawan dengan Tabur Bunga

“Kita harus bisa menghargai proses sebelum tujuan itu tercapai, dan kita tidak boleh berhenti memperjuangkan sesuatu. Sama seperti pahlawan yang bertekad untuk merdeka atau mati. Kita bisa ambil hikmahnya akan perjuangan dari pendahulu-pendahulu kita akan peristiwa 10 November.” tutupnya. (INA)