KABAR DAERAH
Uji Petik Penilaian Kinerja PTSP
Kota Bekasi-mediaindonesianews.com: Walikota Bekasi, Rahmat Effendi melakukan pemaparan uji petik penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan kinerja percepatan pelaksanaan berusaha didampingi Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawaty, Kepala Dinas PMPTSP Kota, Lintong Dianto, dan Anggota DPRD Kota Bekasi, Yogi Kurniawan melalui virtual.
Dalam pemaparan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait PTSP yang sudah berjalan di Pemerintah Kota Bekasi agar memudahkan masyarakat untuk mengakses kebutuhan dan keperluan, sehingga menjadi sebuah penilaian dan menghasilkan pelayanan terbaik di Kota Bekasi.
“adanya Mall Pelayanan Publik (MPP) di BTC Mall yang melayani sebanyak 143 jenis layanan ditambah dengan adanya Gerai Pelayanan Publik di Plaza Cibubur dan Atrium Pondok Gede adalah bentuk pelayanan Pemerintah Kota Bekasi kepada warganya agar memudahkan akses dan tidak perlu repot ke kantor-kantor untuk mengurus jenis pelayanan, semuanya telah lengkap di satu tempat tersebut” kata Rahmat Effendi dalam keterangannya Rabu (14/7).
Rahmat Effendi menambahkan bahwa fungsi MPP adalah mempermudah, bukan hanya akses pelayanan saja akan tetapi sebuah akses mempercepat investasi juga merupakan proses sebuah perencanaan pembangunan kota dan juga punya nilai tambah dari investasi.
“Komitmen kami membangun kemudahan pelayanan tersebut terealisasi sejak tahun 2018 untuk lajukan simplikasi tata kelola pelayanan terpadu satu pintu. Alhamdulilah komitmen semangat yang luar biasa Pemkot mampu memberikan layanan kepastian dan perlindungan hukum. Laju pertumbuhan ekonomi luar biasa sebelum adanya covid-19.” katanya.
Lebih lanjut Rahmat Effendi menyampaikan bahwa, sebuah kolaborasi dan sinergitas antar instansi untuk sebuah proses pelayanan di Kota Bekasi, salah satunya pembuatan paspor, sertifikat tanah, bahkan sampai adanya layanan pernikahan dari Kementerian Agama. Intinya untuk mempermudah dan memperpendek jarak, apa yang dilakukan berimpact pada proses pelayanan masyarakat agar terealisasinya sebuah janji Kepala Daerah untuk menciptakan visi misi Kota Bekasi.
“Mudah mudahan hasil uji petik ini, mampu memberikan peran layanan kepada warga Kota Bekasi, Kota ini walaupun jumlah luas wilayah sekitar 21 ribu hektar akan tetapi memiliki jumlah penduduk 2,5 juta jiwa. Kota yang heterogen dan pluralisme, membangun kota yg penanganan sistemik memberikan rasa citra yang tentunya bisa dirasakan kemudahan oleh masyarakat,”pungkasnya. (lian)