MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

02 Mei 2021,    00:37 WIB

Kegiatan Tarawih Keliling Jadi Program Safari Pemerintah Kota Bekasi


Tim Red

Kegiatan Tarawih Keliling Jadi Program Safari Pemerintah Kota Bekasi

Kegiatan Tarawih Keliling Jadi Program Safari Pemerintah Kota Bekasi

Kota Bekasi-mediaindonesianews.com:  Kegiatan tarawih keliling yang di gelar di Masjid Jami Nurul Husna, Kelurahan Jati Ranggon, Kecamatan Jatisampurna menjadi program safari tarawih keliling terakhir program Pemerintah Kota Bekasi.

Kegiatan Tarawih Keliling Jadi Program Safari Pemerintah Kota Bekasi

Dalam kesempatan itu Walikota Bekasi, Rahmat Effendi hadir bersama beberapa Esselon II dan mendampingi Camat Jatisampurna, Wahyudin dan Camat Pondok Melati, Jaya Eko serta para lurah dari 2 kecamatan yang tergabung dalam kegiatan tarawih keliling ini.

Kegiatan tarawih keliling ini dari awal kegiatan memang terbentuk digabung untuk setiap 2 wilayah Kecamatan yang berdekatan, seperti malam ini Kecamatan Jatisampurna tergabung dengan Kecamatan Pondok Melati dikarenakan pada masa pandemi ini untuk mengurangi kegiatan kerumunan yang mengikuti perketatan protokol kesehatan dari Pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut tetap melaksanakan protocol kesehatan dengan pengecekan suhu sebagai tanda bahwa suhu tubuh normal dan para jamaah juga mengenakan masker dan memakai jarak saat solat tarawih.

Kegiatan Tarawih Keliling Jadi Program Safari Pemerintah Kota Bekasi

“tidak ada keinginan adanya lonjakan kembali saat hari raya idul fitri yakni mudik, karena keadaan yang sudah membaik untuk Kota Bekasi dalam penanganan pandemi Covid 19 dari setahun sebelumnya. Ini merupakan peran aktif dari semua elemen masyarat yang sangat gencar dalam sosialisasi pemakaian masker ataupun penertiban dari protokol kesehatan di Kota Bekasi.” Ujar Walikota Bekasi dalam sambutannya.

Walikota juga mengingatkan warga untuk mematuhi anjuran Pemerintah Pusat untuk tidak balik kampung karena ditakutkan adanya gelombang tambahan usai mudik.

“untuk itu Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan 7 titik untuk penyekatan warga yang mudik agar menahan diri untuk tidak bertemu keluarga karena sudah menjadi peraturan dari pusatnya.”katanya.

Dalam kegiatan tarawih kelilimg terakhir dari Pemerintah Kota Bekasi, Walikota juga menyarankan kepada seluruh warganya agar tetap mengenakan masker dan menjaga protokol kesehatan, karena untuk kepentingan diri sendiri dan orang lain.

“sampaikan kepada keluarga agar lancar menjalankan ibadah shaum sampai hari kemenangan tiba” pungkasnya. (Tim Red)