MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

13 April 2021,    12:33 WIB

Rangkaian Rapat Pangdam XVII/Cenderawasih


Tim Red

Rangkaian Rapat Pangdam XVII/Cenderawasih

Pangdam XVII/Cenderawasih

Jayapura-mediaindonesianews.com: Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, MA, bersama Pejabat Kodam menggelar rapat bersama terkait keterlibatan Kodam XVII/Cenderawasih dalam penyelenggaraan PON XX Tahun 2021 di Papua, bertempat di Ruang Bina Yudha Makodam XVII/Cenderawasih, Senin (12/04)

Rangkaian Rapat Pangdam XVII/Cenderawasih

Dalam rapat tersebut, dipaparkan oleh pejabat terkait tentang keterlibatan Kodam XVII/Cenderawasih dalam PON XX mulai dari Pengamanan, Akomodasi, Transportasi, Kesehatan, Kirab Api PON dan Penyiapan Atlet PON Papua.

“Rapat ini bertujuan sebagai media dan sarana untuk menentukan langkah-langkah yang harus dijalankan terkait dengan tugas Kodam XVII/Cenderawasih dalam perhelatan PON XX di Provinsi Papua,” ucap Pangdam.

Mayjen TNI Ignatius Yogo meminta agar semua Pejabat Kodam dan anggota senantiasa berupaya semaksimal mungkin dalam membantu Pemerintah Provinsi Papua dan Polda Papua untuk bersama-sama bersinergi dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan PON XX tahun 2021 di Papua.

Rangkaian Rapat Pangdam XVII/Cenderawasih

“Saya meminta agar seluruh prajurit Kodam XVII/Cenderawasih agar senantiasa berupaya, berkerjasama dan bersinergi dengan instansi terkait lainnya dalam rangka mensukseskan PON XX dari pembukaan hingga penutupan,” tutup Mayjen TNI Ignatius Yogo.

Rakor Virtual Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Selain itu Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Virtual dalam rangka Sinergitas Keamanan dan Penegakan Hukum menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang dipimpin Mendagri RI Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D dan Menkopolhukam RI Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., SH., S.U., M.I.P.,  di Ball Room Swiss-bell Hotel, Jayapura, Senin (12/4).

Dalam sambutannya Menkopolhukam mengatakan bahwa Rakor Virtual yang dilaksanakan ini adalah memiliki nilai strategis dalam rangka Sinergitas Keamanan dan Penegakan Hukum di masing-masing Provinsi dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Mudi Hari Raya Idul Fitri 1442 H mengingat saat ini Indonesia masih berada di tengah-tengah Pandemi Covid-19.

“Rapat ini merupakan hal yang penting karena kita akan segera memasuki Bulan Ramadhan dan masih dalam situasi Pandemi Covid-19,” jelas Menkopolhukam.

Selanjutnya Pemerintah juga menyampaikan bahwa keadaan yang sudah mulai membaik dari pendemi Covid-19 perlu dijaga dengan mengeluarkan keputusan yang tepat terkait dengan pembatasan-pembatasan dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

“Dengan keadaan yang mulai membaik, pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik agar kondisi ini jangan sampai dirusak oleh kegiatan-kegiatan yang menghambat pemerintah dalam memerangi Pandemi Covid-19,” tambah Menkopolhukam.

Selain itu, ditambahkan bahwa bersama Kementerian Agama, Pemerintah sudah mengambil langkah untuk mengatur tata cara beribadah di wilayah masing-masing dan sudah disesuaikan dengan aturan yang berlaku.

“Pengawasan tersebut juga harus dipedomani oleh Pejabat daerah untuk mengawasi pergerakan masyarakat sehingga tidak keluar dari peraturan dan Protokol Kesehatan. Disamping itu kita juga harus selalu tanggap dan memperhatikan dinamika politik dalam negeri seperti isu politik dalam ceramah agama selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, politisasi aksi terorisme dan politisasi kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Lebaran tahun 2021,” tutup Menkopolhukam.

Sementara itu, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menambahkan bahwa akan mengeluarkan surat edaran dari Kementerian Agama dalam menjalankan Ibadah sejalan dengan hukum agama dan aturan Pemerintah.

“Untuk membantu Pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19, kami dari Kementerian Agama akan mengeluarkan surat edaran beserta himbauan dalam pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang sudah diberlakukan oleh Pemerintah,” jelas Menteri Agama. (Pen/Red)