MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

16 Januari 2026,    22:25 WIB

Lalu Lintas Truk Pasir Ganggu Kawasan Wisata Kintamani, Wisatawan Keluhkan Debu dan Keselamatan


JroBudi

Lalu Lintas Truk Pasir Ganggu Kawasan Wisata Kintamani, Wisatawan Keluhkan Debu dan Keselamatan

istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Aktivitas lalu lintas truk pengangkut pasir di kawasan wisata Kintamani, Kabupaten Bangli, menuai keluhan serius dari wisatawan dan masyarakat. Truk bermuatan pasir yang melintas bebas di jam-jam padat kunjungan dinilai mengganggu kenyamanan, membahayakan keselamatan pengguna jalan, serta merusak citra pariwisata daerah. Kondisi tersebut terpantau pada Kamis (16/1).

Lalu Lintas Truk Pasir Ganggu Kawasan Wisata Kintamani, Wisatawan Keluhkan Debu dan Keselamatan

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah truk pengangkut pasir melintas dengan muatan berlebih, tanpa penutup terpal, serta melaju dengan kecepatan tinggi. Debu yang beterbangan dan risiko kecelakaan menjadi pemandangan yang kerap ditemui di jalur utama menuju objek-objek wisata di Kintamani.

Seorang wisatawan asal Surabaya, Andika, mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Menurutnya, aktivitas truk pasir sangat kontras dengan suasana wisata yang seharusnya nyaman dan aman.
“Debunya sangat mengganggu dan truk-truknya melintas cukup berbahaya. Ini tidak sesuai dengan citra kawasan wisata,” ujarnya.

Selain berdampak pada kenyamanan wisatawan, lalu lintas truk bermuatan berat tersebut juga diduga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Beberapa ruas jalan di kawasan Kintamani terlihat mengalami retakan dan lubang, yang dinilai akibat tonase kendaraan yang melebihi kapasitas.

Lalu Lintas Truk Pasir Ganggu Kawasan Wisata Kintamani, Wisatawan Keluhkan Debu dan Keselamatan

Salah satu tokoh masyarakat Desa Songan, Jro Mer, menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya pengawasan dari aparat terkait. Ia menilai pelanggaran lalu lintas oleh truk pengangkut pasir seolah dibiarkan berlangsung tanpa penindakan tegas.

“Kami berharap aparat segera turun tangan. Jangan sampai keselamatan wisatawan dan masyarakat dikorbankan, serta citra Kintamani rusak akibat aktivitas truk pasir yang tidak tertib,” tegasnya.

Kondisi tersebut menjadi sorotan serius bagi Pemerintah Kabupaten Bangli. Penertiban lalu lintas, pembatasan jam operasional truk, serta penegakan aturan dinilai mendesak dilakukan guna menjaga keselamatan pengguna jalan, melindungi lingkungan, dan mempertahankan Kintamani sebagai destinasi wisata unggulan di Bali. (JroBudi)