KABAR DAERAH
Istimewa
Taput-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) menggelar seleksi terbuka untuk pengisian jabatan Direksi, Dewan Pengawas, dan Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun 2025. Kegiatan resmi dibuka Wakil Bupati Taput, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng., didampingi Sekretaris Daerah, Drs. Henry MM Sitompul, M.Si., di Aula Martua Kantor Bupati Taput, Kamis (2/10).
Sebanyak 24 peserta mengikuti seleksi yang berlangsung selama dua hari, 2–3 Oktober 2025. Tahapan seleksi meliputi ujian psikotes, ujian tertulis, serta penulisan dan presentasi makalah. Tim seleksi dipimpin Wakil Bupati Taput dengan anggota Chandra Situmeang, Waringin Hutabarat, Masril Tua Rambe, dan RR. Sasmaya Hati sebagai psikolog/asesor.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif untuk mendapatkan pemimpin BUMD yang solutif, profesional, dan berintegritas.
“Semua peserta adalah mitra pemerintah. Nilai kedekatan sama. Yang dicari adalah siapa yang paling siap memimpin BUMD di tengah keterbatasan dan tantangan. Ini bukan formalitas, tetapi kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Dr. Deni juga menyoroti persoalan krusial yang masih dihadapi BUMD, terutama PDAM yang kerap menerima keluhan masyarakat terkait layanan air bersih. Ia menekankan perlunya kepemimpinan yang konsisten dalam menghadirkan solusi nyata, sekaligus mendorong BUMD agar mampu mengoptimalkan potensi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain mendukung pelayanan publik, ia berharap BUMD dapat memperkuat visi pembangunan daerah, termasuk sektor pertanian, ketahanan pangan, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lebih jauh, Wabup juga mengingatkan agar seluruh pihak menjaga suasana kondusif selama proses seleksi.
“Isu seleksi ini hangat di media sosial. Mari tetap sejuk, menjaga kondusifitas, dan mengikuti aturan yang berlaku. Harapan kita, siapapun yang terpilih benar-benar memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Taput,” tegasnya.
Ia menutup dengan apresiasi kepada tim seleksi dan seluruh peserta. Menurutnya, seleksi ini harus transparan, independen, dan menghasilkan fungsionaris BUMD yang mampu menjawab tantangan sekaligus membawa kemajuan bagi Kabupaten Taput. (LS)