KABAR DAERAH
istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus mengembangkan Gerakan Sedekah Subuh dan Gerakan Subuh Sejahtera (Gastra) agar manfaatnya dirasakan lebih luas hingga ke tingkat desa. Bupati Blora, Dr. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menegaskan pihaknya menyiapkan format subuh keliling untuk memperluas gerakan religius berpadu aksi sosial tersebut.
“Gerakan subuh berjamaah dan sedekah subuh ini kita harapkan bisa berkembang lebih luas, dari kabupaten, kecamatan, hingga ke desa-desa. Nantinya akan dijadwalkan secara rutin dengan format subuh keliling,” ujar Bupati Arief saat memimpin Gastra di Pendopo Kabupaten, Minggu (7/9).
Gastra rutin diisi dengan shalat subuh berjamaah, dzikir, istighosah, tausiyah, sedekah subuh, serta santunan anak yatim. Ke depan, Pemkab Blora juga akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelayanan publik bisa berjalan bersamaan dengan kegiatan keagamaan.
“Gerakan subuh sejahtera harus memberi manfaat nyata. Maka ke depan, OPD juga akan kita libatkan, termasuk untuk layanan kesehatan dan pelayanan lain yang dibutuhkan masyarakat,” jelas Bupati.
Arief menyoroti potensi besar sedekah dari sekitar 10 ribu aparatur sipil negara (ASN) Blora. Menurutnya, jika setiap ASN rutin bersedekah koin subuh, maka dana sosial yang terkumpul bisa sangat besar dan berdampak luas.
“ASN adalah golongan yang beruntung karena digaji negara. Sedekah subuh ini bisa menjadi wujud syukur kita. Potensi infaq koin ini sangat besar dan bisa ditasarufkan untuk kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga mengajak ASN mengikuti majelis istighosah dan tausiyah setiap 35 hari sekali (selapan), agar selalu ingat tugas utama sebagai pelayan masyarakat.
Kegiatan Gastra kali ini turut dihadiri Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah, M.Kes., Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah sekaligus Wakil Wali Kota Tegal. Tausiyah disampaikan KH Busro Mustofa yang mengapresiasi penuh inisiatif Pemkab Blora.
“Ini adalah kegiatan yang hebat. Insya Allah akan mendapat ridha Allah SWT dan menjadi amal jariyah bagi para pelaksana dan jamaahnya,” ucap KH Busro.
Bupati Arief menutup kegiatan dengan rasa syukur atas kondusivitas daerah. “Alhamdulillah Blora senantiasa aman dan guyub. Mari kita jaga bersama agar tetap kondusif dan penuh keberkahan,” pungkasnya. (andiZ)