MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

02 September 2025,    21:06 WIB

Dari Tiongkok, Blora Mantapkan Langkah Menuju Kabupaten Organik Bersama TNI


AndiZ

Dari Tiongkok, Blora Mantapkan Langkah Menuju Kabupaten Organik Bersama TNI

Istimewa

Blora-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin serius mewujudkan Blora sebagai kabupaten organik tangguh pertama di Jawa Tengah. Komitmen ini ditunjukkan melalui peluncuran lomba Gerakan Sejuta Kotak Umat (Geseku) yang digagas Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora, Selasa (2/9).

Dari Tiongkok, Blora Mantapkan Langkah Menuju Kabupaten Organik Bersama TNI

Acara berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, dihadiri langsung Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman dan Dandim 0721 Blora Letkol Inf. Agung Cahyono.

Program Geseku menitikberatkan pada pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik guna mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia. Dalam pelaksanaannya, TNI melalui Koramil dan Babinsa dilibatkan sebagai pendamping petani di desa-desa.

Kepala DP4 Blora, Ngaliman, menegaskan tujuan program ini tidak hanya mempercepat transisi menuju pertanian organik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran petani. “Kami berharap peran Koramil dan Babinsa bisa menjadi garda terdepan menyukseskan program di desa,” jelasnya.

Dandim 0721 Blora Letkol Inf. Agung Cahyono menyebut sinergi TNI dengan petani sangat penting. “Program ini akan mempercepat jumlah petani yang beralih ke organik. TNI bersama Pemkab siap memperkuat ketahanan pangan dengan produksi pupuk organik mandiri,” tegasnya.

Keseriusan Blora juga mendapat pengakuan internasional. Bupati Arief Rohman baru saja mewakili Indonesia dalam Kongres Dunia Distrik Organik (Organic Districts Congress/ODC) ke-3 di Datong, Tiongkok, 25–29 Agustus 2025. Forum bergengsi yang digelar IFOAM-Organics Asia itu diikuti 500 peserta dari 20 negara.

“Pengalaman ini semakin memantapkan langkah Blora menyusun kebijakan berpihak pada pertanian organik. Saya berharap segera ada Perda pertanian organik agar arah kebijakan lebih jelas,” ujar Arief.

Blora sebelumnya meraih predikat Kabupaten Terinovatif dari Kemendagri berkat program Geseku. Menurut Arief, inovasi lokal ini terbukti memperkuat kemandirian petani sekaligus menopang ketahanan pangan.

“Ke depan, program ini akan kita tingkatkan. Babinsa yang sebagian besar juga petani bisa menjadi pendamping teknis di lapangan. Semangat gotong royong ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di sektor pangan,” tandasnya.

Dengan potensi pertanian yang besar, Blora optimis menjadi motor penggerak pertanian organik di Jawa Tengah sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. (andiZ)