MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

30 Agustus 2025,    07:57 WIB

Angkat Budaya Lokal, SMK Muhammadiyah Kunduran Juara II Karnaval HUT ke 80 RI


AndiZ

Angkat Budaya Lokal, SMK Muhammadiyah Kunduran Juara II Karnaval HUT ke 80 RI

istimewa

Blora-Mediaindonesianews.com: SMK Muhammadiyah Kunduran, Kabupaten Blora, berhasil meraih Juara II pada Karnaval Pembangunan tingkat Kecamatan Kunduran yang digelar pada Rabu (28/8), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Sekolah ini tampil memukau dengan mengangkat cerita Legenda Jati Denok, salah satu ikon budaya dan sejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Blora.

Angkat Budaya Lokal, SMK Muhammadiyah Kunduran Juara II Karnaval HUT ke 80 RI

Nadyla Yulia Safitri, S.Sos., guru pendamping SMK Muhammadiyah Kunduran, menjelaskan bahwa penampilan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan juga upaya memperkenalkan potensi dan kearifan lokal Blora kepada generasi muda.

“Jati Denok ini bukan hanya sekadar pohon tua berusia ratusan tahun, melainkan simbol sejarah dan legenda yang harus dikenalkan kembali kepada anak-anak,” ujarnya.

Jati Denok sendiri merupakan pohon jati raksasa yang berdiri di Desa Jatisari, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Dengan diameter mencapai 9 meter dan tinggi sekitar 30 meter, pohon ini dipercaya menjadi saksi bisu perjalanan sejarah. Konon, tempat itu pernah digunakan Putri Kediri, Candra Kirana, untuk bersembunyi dari kejaran musuh, ditemani seekor harimau yang setia menjaganya. Legenda tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang masih hidup dalam ingatan masyarakat Blora hingga kini.

Dalam penampilannya, para siswa SMK Muhammadiyah Kunduran memvisualisasikan kisah Jati Denok melalui parade busana tematik, tari, dan teatrikal budaya. Atraksi itu berhasil memikat perhatian penonton serta juri, hingga mengantarkan mereka pada Juara II kategori SLTP/MTs/SLTA/SMK se-Kecamatan Kunduran.

“Alhamdulillah, ini buah kerja sama siswa, guru, dan orang tua. Kami sangat bersyukur dan berharap tahun depan bisa tampil lebih semangat, lebih meriah,” tambah Nadyla.

Selain kisah Jati Denok, karnaval juga dimeriahkan dengan penampilan paskibra pembawa bendera Merah Putih, seni barongan, tari-tarian, hingga parade kostum kreatif dari berbagai sekolah. Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan, menyambut semarak peringatan HUT ke-80 RI yang mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

Camat Kunduran, Suharto, S.E., S.H., M.Hum., mengapresiasi semangat para peserta dan antusiasme warga. Menurutnya, karnaval budaya ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan.

“Kami sangat bangga dengan partisipasi masyarakat. Tradisi ini adalah bukti gotong royong masih sangat kuat. Semoga terus dilestarikan agar generasi muda semakin mencintai budaya lokal,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan akan terus mendukung kegiatan serupa sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal sekaligus penguatan identitas daerah.

“Kreativitas masyarakat harus kita dorong. Karnaval ini bukan sekadar perayaan, tapi juga warisan yang bisa membangkitkan rasa bangga sebagai warga Kunduran dan Blora,” pungkasnya.

Dengan semangat budaya, kreativitas generasi muda, dan dukungan masyarakat, Karnaval Kunduran 2025 tidak hanya menjadi ajang peringatan kemerdekaan, tetapi juga panggung untuk merawat identitas dan kebanggaan daerah di tengah arus modernitas.(andiZ)