KABAR DAERAH
Istimewa
Muba-Mediaindonesianews.com: Guna memastikan ketersediaan beras dan mencegah terjadinya penimbunan, Polsek Sanga Desa di bawah kepemimpinan Kapolsek IPTU Joharmen, SH., MH., melaksanakan monitoring ke sejumlah titik distribusi beras di wilayah hukum Kecamatan Sanga Desa, Kamis (28/8).
Monitoring dilakukan dengan menyasar warung, pasar tradisional, ritel modern, hingga tempat penggilingan beras. Hasil pengecekan menunjukkan stok beras di wilayah hukum Polsek Sanga Desa dalam kondisi aman dengan harga relatif stabil.
“Hasil monitoring kita, saya pastikan stok beras di wilayah hukum Polsek Sanga Desa aman. Personel sudah turun langsung mengecek ke sejumlah lokasi, dan tidak ada indikasi kelangkaan,” kata Kapolsek IPTU Joharmen.
Kegiatan tersebut dipimpin Kanit Reskrim IPDA Heri Fitha, SH., MM., bersama Unit Reskrim dan Samapta. Dari salah satu warung yang diperiksa, tercatat stok beras sebanyak 25 karung dengan berbagai merek, di antaranya Rumah Tani 10 kg seharga Rp155.000, Selincah 5 kg Rp80.000, JM 20 kg Rp300.000, Sania 5 kg Rp80.000, dan Topi Koki 10 kg Rp155.000.
Kapolsek menegaskan monitoring akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif menjaga kestabilan harga dan distribusi pangan.
“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman. Jika ada upaya penimbunan atau permainan harga, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum,” tegasnya.
Selain itu, Polsek Sanga Desa juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan imbauan kepada pelaku usaha beras agar tidak melakukan penimbunan. Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak panik membeli beras dalam jumlah besar.
“Kegiatan ini membuktikan ketersediaan beras di Sanga Desa masih mencukupi. Distribusi akan terus kami awasi agar tetap lancar,” pungkas IPTU Joharmen. (Hadi)