KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Ribuan peserta dari unsur TNI-Polri, ASN, pelajar, mahasiswa, hingga organisasi masyarakat turut hadir mengikuti detik-detik bersejarah pengibaran Sang Saka Merah Putih pada acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Blora yang berlangsung di Alun-Alun Blora, Sabtu (17/8).
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Prosesi peringatan diisi dengan pembacaan teks Pancasila dan Proklamasi oleh Bupati, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua DPRD Blora Mustopa, S.Pd.I., serta doa oleh Kepala Kemenag Blora H. Rozikun, S.Ag., M.Pd.I.
Komandan Upacara dipercayakan kepada AKP Kusnio, SE., dengan Perwira Upacara Kompol Agus Budiyana, SH. Sementara pasukan pengibar bendera (Paskibraka) dipimpin Ipda Bayu Destya, SH., bersama formasi putra-putri terbaik SMA/SMK/MA se-Blora.
Selain aparat dan ASN, barisan upacara juga diikuti pelajar, Pramuka, mahasiswa Poltekkes Semarang Kampus Blora, Universitas Terbuka, hingga organisasi masyarakat. Tim medis dari Dinas Kesehatan dan PMI turut siaga demi kelancaran acara.
Usai pengibaran bendera, Bupati menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada ASN berprestasi: Mulyadi, ST., MM (10 tahun), Mohammad Arif Hidayat, ST (20 tahun), dan Salimi, Guru SD Negeri Ngrambitan, Kecamatan Japah (30 tahun).
Pemerintah juga memberikan Remisi Dasawarsa kepada Padi bin Samijan serta Remisi Umum kepada Eko Suloko bin Mastur. Selain itu, bantuan sosial disalurkan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Blora.
Kepala Rutan Blora menyerahkan karya seni berupa lukisan hasil kreasi warga binaan kepada Bupati dan Wakil Bupati, sebagai simbol pembinaan sekaligus harapan baru bagi mereka yang sedang menjalani masa hukuman.
Usai prosesi di alun-alun, jajaran Pemkab Blora bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pimpinan BUMN/BUMD mengikuti upacara Detik-Detik Proklamasi ke-80 secara virtual dari Istana Negara di pendopo rumah dinas Bupati.
Peringatan HUT ke-80 RI di Blora menjadi momentum refleksi perjuangan bangsa sekaligus pengingat bahwa semangat gotong royong, persatuan, dan dedikasi seluruh elemen masyarakat tetap menjadi fondasi menjaga keutuhan NKRI. (andiZ)