KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Guna mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Blora, Kapolsek Todanan, Iptu Suhari, SH., MH memimpin kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di lahan persawahan Desa Kajengan, Kecamatan Todanan, Rabu (30/7).
Pemantauan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini melibatkan Kanit Binmas, Kanit Samapta, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kajengan, Lubasar. Kehadiran jajaran kepolisian bersama penyuluh pertanian menjadi simbol sinergi yang semakin erat antara aparat keamanan dan petani, khususnya dalam mendorong produktivitas komoditas jagung yang menjadi andalan ekonomi masyarakat setempat.
Iptu Suhari menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi wujud nyata kepedulian kepolisian terhadap kesejahteraan petani.
“Monitoring ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang memberikan dukungan moral dan teknis bagi petani. Dengan turun langsung ke sawah, kami dapat mengetahui kondisi tanaman secara riil dan memberikan solusi jika ada kendala di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, pendampingan intensif pada fase awal pertumbuhan jagung sangat krusial. Dengan pemantauan rutin, potensi gangguan atau serangan hama bisa diantisipasi lebih awal, sehingga hasil panen diharapkan meningkat signifikan.
Sementara itu, PPL Desa Kajengan, Lubasar, menyambut baik kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini.
“Keterlibatan Polsek Todanan memberikan semangat tambahan bagi petani. Mereka merasa diperhatikan, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkapnya.
Situasi selama monitoring berjalan kondusif, diiringi dengan interaksi positif antara aparat dan masyarakat. Para petani pun menyampaikan aspirasi serta harapannya agar dukungan seperti ini terus berlanjut.
Langkah sinergis ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, Desa Kajengan diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan peningkatan produksi jagung di Blora, sekaligus memperkuat perekonomian daerah. (andiZ)