KABAR DAERAH
Istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Bentuk nyata sinergi antara TNI dan Polri kembali ditunjukkan melalui aksi pendampingan penyaluran bantuan pertanian kepada petani di Kabupaten Bangli, Selasa (29/7). Babinsa Kelurahan Bebalang, Kopda I Nengah Sudarma dari Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bebalang, Aiptu I Nyoman Dama, terjun langsung mendampingi distribusi bantuan benih padi dan pupuk organik kepada 97 petani anggota Subak Lagaan, yang berlangsung di Lingkungan Tegal, Kecamatan/Kabupaten Bangli.
Bantuan yang disalurkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bangli terdiri atas benih padi varietas Inpari 32 sebanyak 970 kilogram dan pupuk organik cair sebanyak 170 liter. Kegiatan ini turut dihadiri oleh PPL Kecamatan Bangli Ni Luh Putu Arini Putri, S.P., PPL Kelurahan Bebalang Ida Ayu Putu Kartika, S.P., serta Kelian Subak Lagaan, I Nengah Jerman.
Babinsa Kopda I Nengah Sudarma menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami hadir tidak hanya untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran, tapi juga untuk terus memberikan semangat dan motivasi kepada para petani agar tetap produktif dan berdaya,” ujarnya.
Apresiasi pun datang dari Kelian Subak Lagaan, I Nengah Jerman, yang menyebut kehadiran aparat TNI dan Polri memberikan rasa aman sekaligus dorongan moral bagi para petani.
“Babinsa dan Bhabinkamtibmas benar-benar mendampingi kami dari awal. Ini memberi kepercayaan dan semangat baru bagi petani di Subak Lagaan,” tuturnya.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, dalam keterangannya menyebutkan bahwa peran Babinsa di sektor pertanian merupakan bagian dari strategi pembinaan teritorial.
“Babinsa adalah ujung tombak kami. Mereka tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan program-program pemerintah, terutama yang menyangkut ketahanan pangan,” tegasnya.
Dengan kolaborasi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan program bantuan ini dapat mendorong peningkatan produksi pertanian dan secara langsung berdampak pada kesejahteraan petani di Bangli. (JroBudi)